~*~KALiMAH TAUHiD~*~







~**~TiADA TUHAN KECUALi ALLAH, MUHAMMAD RASULULLAH pd SETiAP KERLiPAN & PD SETiAP NAFAS Sbyk LuasNYA APA YG ADA pd iLMU ALLAH ~**~

~*~SOLATLah KiTa, Sebelum KiTa diSOLATkan~*~


~*~PLS OPEN this WEB with MOZILLA FIREFOX or INTERNET EXPLORER...for BEST Results, Tq (^^,)

HADIS ~ PESANAN RASUL KITA, UTK UMATNYA TERSAYANG!!!


Drpd Nabi SAW bsabda:~

Ssiapa ke MASJID pd Waktu PAGI/pd Waktu PETANG Allah akan menyediakan utknya satu TEMPAT TINGGAL di Syurga apabila dia pergi samada pd Waktu PAGI atau pd Waktu PETANG

(HR Muslim, #1073)




~*~*~*[MUTiARA HADIS_1]








~~*~~[MUTiARA HADIS_2]





~~**~~[MUTiARA HADIS_3]





~~***~~[MUTiARA HADIS_4]





~*~*~*~*
~*~
~*~


PESAN Rasululah SAW

“Sesungguhnya AMAT dirasa BERAT oleh seOrg MUNAFIK, UTK melaksanakan SOLAT ISYA dan SOLAT SUBUH Sekiranya MEREKA TAHU akan keAGUNGan PAHALAnya, nescaya mereka mendatanginya (ke MASJID, SOLAT berJEMAAH) sekalipun dlm keadaan MERANGKAK2”

(HR Bukhari Muslim)

~*~Hadis Abu Hurairah RA:

Drpda Nabi SAW bSabda: Sesiapa yg pergi ke MASJID pada waktu PAGI atau pada waktu PETANG Allah akan menyediakan untuknya satu TEMPAT TINGGAL di SYURGA apabila dia pergi SAMADA pada waktu PAGI atau PETANG.

(HR Muslim, #1073)

~*~
“Sesungguhnya Allah akan mgumpulkan Org2 MUNAFIK dan 0rg2 KAFIR di dlm JAHANNAM


(QS An Nisa:140).


SOLAT BERJEMAAH LEBIH TINGGI 27 DERAJAT DIBANDING SOLAT SENDIRI“

(HR Bukhari &Muslim)


***

Showing posts with label Mukmin. Show all posts
Showing posts with label Mukmin. Show all posts

Monday, July 21, 2014

11 tanda Orang berbahagia


 http://jomkitabaca.files.wordpress.com/2013/05/382550_519073434796730_631711572_n.jpg




. .
~***~LadingEMAS~***~

Monday, February 20, 2012

UMRAH & HAJI ~ Tips

Kita bertemu kembali didalam siri email
Tips-tips haji :)


Minggu lepas kita dah bincangkan tentang
pergi haji waktu muda kan? Jadi minggu ni
saya nak berikan tips bagaimana pula nak
naik haji waktu muda.


Cuba kita tanya diri kita semula, kenapa kita
masih belum haji?
Dalam banyak-banyak sebab, 
Saya percaya, mesti salah satu
jawapan kita ialah  “belum mampu lagi...”
setuju?


Ok, hari ni saya nak sentuh tentang kemampuan...

Jom kita lihat ayat Al-quran berikut:


"Dan Allah mewajibkan manusia mengerjakan
ibadah HAJI dengan mengunjungi Baitullah, atau
sesiapa yang MAMPU dan berkuasa kepadanya.
Dan sesiapa yang kufur (ingkar kewajipan ibadah
HAJI itu) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya
(tidak berhajat sesuatupun dari sekalian makhluk)"
[QS Ali-Imran : 97]


ANDA ada tak, salah satu daripada yg berikut?


1.    Astro
2.    Telefon bimbit canggih
3.    Kereta
4.    Merokok?
5.    Aircond di rumah


Ha, kalau ada, maksudnya mampu lah tu. Tak
boleh lah bagi alasan tak mampu, sebab takut
ditanya di akhirat kelak...” Astro mampu, Haji
tak mampu?” macam mana nak jawab tu...


Tapi bagaimana pula? Haji kan mahal?
Ya betul, tapi bak kata pepatah,
“sikit-sikit lama-lama jadi bukit...”
Jadi mulalah menyimpan dari sekarang.
Sikit-sikit pun tak apa, yang penting
Istiqamah dan berdisiplin.

Jom kita buat kiraan:


Andai kata daripada pendapatan  L_EMAS,
hanya simpan RM5 je sehari;


RM5 x 30hari x 12 bulan x 10 tahun = RM18,000
ATAU...
RM10 x 30hari x 12 bulan x 5 tahun = RM18,000
ATAU...
RM500 x 12 bulan x 3 tahun = RM18,000
ATAU...
RM1000 x 12 bulan x 2 tahun = RM24,000

Pilihan Anda sendiri...👆

Cukup lah tu nak pergi Haji kan? Tapi syaratnya,
letakkan niat betul-betul simpan duit tu untuk pergi
haji. InsyaAllah akan tercapai. Jangan pula bila
nak raya dikeluarkan duit tu.


Perlu asingkan, kalau boleh, cari tempat
yang menyimpan duit khas untuk Haji,
dan tak boleh dikeluarkan sampai tarikh
untuk pergi Haji tu nanti. Ini akan membantu
untuk kita disiplinkan simpanan.


Jadi, andai kata kita “Check-in” dulu sebelum
sempat naik Haji, InsyaAllah jika ditanya
kelak, kita dah tak pening nak jawab. Betul tak?


Ok, untuk minggu hadapan, saya akan
kongsikan tentang bagaimana nak daftar haji.
Jumpa lagi!


Assalamualaikum :)

p/s: "check-in" bermaksud meninggal dunia :)




IBADAH UMRAH ~ Mudah...

Panduan Ibadah Umrah Ringkas dan Mudah ~ Utz Dato Shamsuri Ahmad




IBADAH UMRAH ~ RUKUN & WAJIB UMRAH [47:54min]



~*~PERSIAPAN UMRAH [1:03:05min]





IBADAH HAJI ~ Utz Dato Shamsuri Ahmad




Ibadah Haji (Tamattu')



Panduan Ringkas Ibadah Haji (Tamattu') ~ Utz Dato Shamsuri Ahmad





MANASIK IBADAH HAJI~1




MANASIK IBADAH HAJI~2





MANASIK IBADAH HAJI~3




~*~Video Persiapan Haji & Umrah~*~



~*~~*~~*~


CARA MEMAKAI IHRAM



~*~~*~~*~




Cara SOLAT yg BENAR ~ Utz Abdul Somad


~*~~*~~*~


Oleh: Abdul Mun’im, S.Pd.I
Haji secara bahasa bererti menuju ke suatu tempat. Namun secara syariat menuju
pada ziarah tahunan umat Islam ke Mekah dengan maksud tertentu untuk melakukan
ritual keagamaan diwaktu tertentu pula sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.
Haji pertama kali disyariatkan oleh Allah pada masa Nabi lbrahim a.s. dan ia adalah
Nabi yang dipercaya oleh Allah untuk membangun Ka’bah bersama dengan anaknya Ismail
di Mekah. Allah menggambarkan Ka’bah sebagai berikut:

 “Dan ingatlah ketika Kami

memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): janganlah

kamu mempersekutukan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi

orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat mereka yang ruku’ dan sujud.”

(Al-Hajj :26)
Setelah membangun Ka’bah, Nabi Ibrahim datang ke Mekah untuk melakukan ibadah
haji setiap tahun, dan setelah kematiannya, praktik ini dilanjutkan oleh anaknya.
Namun, secara bertahap dengan berlalunya waktu, baik bentuk dan tujuan ritual haji
berubah sebagai penyembahan berhala yang tersebar di seluruh Arabia, Ka’bah
kehilangan kemurnian dan berhala ditempatkan di dalamnya. Dindingnya penuh dengan
puisi dan lukisan, dan akhirnya lebih dari 360 berhala ditempatkan di sekitar Ka’bah.
Selama tempoh waktu haji itu sendiri, suasana di sekitar rumah suci (Ka’bah) layaknya
seperti sirkus. Laki-laki dan perempuan mengelilingi Ka’bah dengan telanjang, dengan
alasan bahwa mereka harus menampilkan diri di hadapan Allah dalam kondisi yang
sama seperti mereka lahir. Doa mereka menjadi bebas tak lagi tulus mengingat Allah,
malah berubah menjadi serangkaian tepuk tangan, bersiul dan meniup tanduk, bahkan
kalimat talbiah telah diselewengkan oleh mereka dengan tambahan-tambahan. Bahkan
darah binatang yang dikurbankan dituangkan ke dinding Ka’bah dan dagingnya
digantung di tiang sekitar Ka’bah, dengan keyakinan bahwa Allah menuntut
daging dan darah haiwan-haiwan ini. Mengenai hal ini Allah SWT mengingatkan dengan
firman-Nya:


“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah,

tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (Al-Hajj: 37)
Bernyanyi, minum arak, perzinaan dan perbuatan amoral lainnya tersebar luas di antara
para peziarah. Dan lomba puisi adalah bahagian utama dari seluruh rangkaian haji. Dalam
kompetisi ini, para penyair akan memuji keberanian dan kemegahan suku mereka
masing-masing dan menceritakan cerita-cerita yang berlebihan, kepengecutan dan kekikiran
suku-suku lainnya. Kompetisi dalam kemurahan hati juga diadakan di mana masing-masing
kepala suku akan menyediakan kuali besar dan memberi makan para peziarah, hanya
agar mereka bisa menjadi terkenal karena kemurahan hati mereka.
Dengan demikian mereka benar-benar meninggalkan ajaran nenek moyang dan pemimpin
mereka Nabi Ibrahim a.s. Ajarannya yang suci untuk menyembah Allah semata, telah
dinodai oleh orang-orang kafir dan ritual yang telah ditetapkan benar-benar terselewengkan
oleh mereka. Keadaan menyedihkan itu berlangsung selama kurang lebih dua ribu tahun.
Tapi kemudian setelah waktu panjang ini, waktu datang untuk doa Nabi Ibrahim yang harus
dijawab:

 “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka,

yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan kepada

mereka Al-Kitab (Al-Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka.

Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Al-Baqarah :129)

Selama dua puluh tiga tahun, Nabi Muhammad menyebarkan pesan tauhid  – pesan
yang sama bahwa Nabi Ibrahim dan semua Nabi pendahulunya datang dengan membawa
dan mendirikan hukum Allah dimuka bumi. Nabi tidak hanya membersihkan Ka’bah dari
segala kotoran, tapi juga mengembalikan semua ibadah haji yang dituntunkan oleh
Allah di masa Nabi Ibrahim.
~*~*~*~*~*~
Terdapat perintah khusus dalam Al-Quran diturunkan dalam rangka menghilangkan
semua upacara palsu yang telah merajalela di masa pra-Islam. Semua tindakan tidak
senonoh dan memalukan itu sangat dilarang dalam pernyataan Allah SWT:


“Musim haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (mengeluarkan perkataan

yang menimbulkan birahi yang tidak senonoh atau bersetubuh), berbuat fasik dan

berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji.” (Al-Baqarah: 197).

WallahuA’lam.. والله أعلم

~*~*~*~*~*~*~*~ 



Awas! Larangan Haji Tersulit dan Paling Banyak Dilanggar..

Calon haji harus tahu betul seluruh daftar larangan haji. Inilah pentingnya mengikuti bimbingan manasik haji sebelum pergi haji sebagai upaya menuju haji mabrur. Ya, tentu saja bukan hanya larangan haji yang perlu diketahui, tapi seluruh tentang haji yang meliputi tata cara, dan hal-hal yang termasuk rukun, wajib dan sunnah haji.  


Rukun Haji
Rukun haji adalah rangkaian amalan yang harus dilakukan dalam ibadah haji dan tidak dapat diganti dengan yang lain, walaupun dengan dam. Jika rukun haji tidak dikerjakan, maka hajinya tidak syah. Termasuk rukun haji adalah:
  • Ihram (niat)
  • Wukuf di padang Arafah
  • Tawah ifadah
  • Sa’i
  • Cukur (tahalul)
  • Tertib
Baca tuntas artikel haji ini, temukan cara menyelamatkan nilai haji anda…!
Wajib Haji
Wajib haji adalah rangkaian amalan yang harus dikerjakan dalam ibadah haji. Bila tidak dikerjakan, hajinya tetap syah namun harus membayar dam (denda). Wajib haji tidak boleh sengaja ditinggalkan tanpa ada udzur syar’i. Yang termasuk wajib haji adalah:
  • Ihram (niat berhaji) dari miqat (tempat dan waktu yang ditentukan)
  • Mabit di Musdalifah
  • Mabit di Mina
  • Melontar jumrah ula, wustha dan aqabah
  • Tawaf wada
Sunnah Haji
Sunnah haji adalah rangkaian amalan yang jika ditinggalkan akan menyebabkan KERUGIAN BESAR, walaupun tidak sampai membatalkan haji dan tidak perlu membayar dam. Jumlahnya sangat banyak, mulai dari sunnah-sunnah dalam bepergian, setelah tiba di Mekah, sunnah ketika ihram, ketika tawaf, ketika syai, ketika meninggalkan Mina dan sebagainya.
Larangan Haji
Larangan haji adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama ihram untuk haji. Larangan haji ini juga berlaku selama ihram untuk umrah. Dalam buku Bimbingan Manasik Haji yang diterbitkan oleh Jabatan Agama, disebutkan larangan selama ihram adalah sbb:
  • Memakai wewangian kecuali sudah terpakai di badan sebelum niat ihram
  • Memotong kuku dan mencukur atau mencabut rambut
  • Memburu binatang buruan darat yang liar dan boleh dimakan
  • Membunuh dan menganiaya binatang buruan darat dengan cara apapun, kecuali binatang yang membahayakan
  • Nikah, menikahkan atau meminang wanita
  • Bercumbu atau berhubungan suami istri
  • Berkata kotor, mencaci atau bertengkar
Larangan khusus Lelaki [pria]:
  • Memakai pakaian biasa, termasuk celana dalam
  • Memakai sepatu yang menutupi tumit
  • Menutup kepala yang langsung melekat seperti peci atau topi
Larangan khusus wanita:
  • Memakai sarung tangan
  • Menutup muka (memakai masker dsb)



Larangan haji manakah yg banyak dilanggar?

Berdasarkan pengamatan saya, pelanggaran larangan haji yang banyak dijumpai adalah wanita yang menutup mukanya dengan masker! (Larangan ini termuat dalam Bimbingan Manasik Haji, Depag RI 1423H). Melihat cukup banyaknya pelanggaran terhadap hal ini, saat itu saya langsung memfotokopi daftar larangan haji dari buku terbitan Depag itu, kemudian saya sampaikan dalam rapat kordinasi kloter agar setiap kepala rombongan menekankan kembali kepada anggotanya untuk waspada terhadap larangan haji. Saya setiap saat membawa fotocopy tersebut, dan saat melihat wanita yang sedang ihram dan bermasker saya datangi (suaminya) dan memberikan fotokopian itu sambil mengingatkan bahwa yang dilakukan istrinya adalah salah satu larangan haji.
Saat bimbingan manasik haji, dari tim kesehatan biasanya menyarankan agar calon jamaah haji membawa masker untuk mencegah penularan penyakit batuk pilek. Itulah sebabnya, hampir setiap calon jamaah haji Indonesia membawa masker. Sayangnya, mereka lupa atau mungkin tidak tahu bahwa bagi wanita, memakai masker dalam keadaan ihram adalah larangan.

Larangan Haji Tersulit dan Paling Banyak Dilanggar Calon Haji

Selain larangan pemakaian masker yang cukup banyak dilanggar, ternyata ada larangan lainnya yang justru lebih banyak dilanggar. Apakah itu?

Jamaah calon haji … simak larangan yang disampaikan oleh Allah ini:
larangan haji
“Mengerjakan haji adalah pada bulan yang ditetapkan, barangsiapa yang menetapkan niatnya untuk berhaji, maka janganlah berbuat rafats, fusuq dan jidal” (QS Al Baqarah 197).
Rafats, fusuq dan jidal inilah larangan tersulit dan paling banyak dilanggar calon haji!
Rafats adalah perbuatan atau perkataan yang mengundang syahwat. Baik kepada istri/suami, apalagi terhadap orang lain. Termasuk di dalamnya memandang wanita/pria dengan keinginan (nafsu). Waspadalah, agar selalu jaga pandangan. Bila bertemu macan (manis-cantik) atau mangga (macho-ngganteng), beristighfarlah… jangan sampai dinikmati. Pantangan ini terlihat sepele, tapi jika tidak hati hati … apalagi tidak tahu, maka kemungkinan besar akan dilanggarnya. Berapa banyak orang berihram, tapi tetap asyik nonton TV yang menyuguhkan tayangan artis-artis cantik?
Fusuq atau perbuatan fasiq adalah segela perbuatan maksiat. Termasuk di dalamnya mencaci maki, memberi gelar buruk kepada orang, membicarakan aib orang lain, gosip, membicarakan kejelekan para pejabat, kupas habis aib para koruptor dan sebagainya. Hati-hatilah… ini banyak dilanggar orang ketika berhaji. Berapa banyak orang berihram, tapi tetap bergunjing membicarakan politk dalam negeri yang ujung-ujungnya adalah menjelek-jelekkan para pejabat dan aib orang lain?!
Jidal adalah berbantah-bantahan atau bertengkar. Peluang jidal sangat besar terjadi. Anda banyak bertemu orang dengan isi kepala yang sangat berbeda-beda. Dari daerah yang berbeda, suku yang berbeda, latar belakang berbeda, tingkat pendidikan berbeda, guru yang berbeda bahkan pemahaman yang berbeda. Puluhan perbedaan ini semuanya siap memicu perselisihan… iya, kan?
Itulah mengapa bahwa rafats, fusuq dan jidal adalah larangan yang tersulit, sekaligus banyak dilabrak oleh calon jamaah haji.

Solusi: 
Pelanggaran terhadap larangan rafats-fusuq-jidal memang tidak sampai membatalkan haji, bahkan anda tidak perlu membayar dam.
 Tapi pahala hajinya gugur! Jika hal ini terjadi, maka Rp 30 juta yang anda keluarkan untuk naik haji menjadi sia-sia. 
Anda seperti kena copet Rp 30 juta… maka hati-hatilah jangan sampai terjadi pada diri kita.Agar dapat menjauhi larangan haji, ada beberapa tips yang perlu dilakukan.
 Larangan yang bersifat fisik semisal tidak memakai wewangian, masker  dll semestinya mudah dihindari. Caranya dengan menghafal daftar larangan haji. 
Minimalnya bacalah berulang-ulang agar lebih melekat. Untuk menghindar dari  rafats, fusuq dan jidal sebaiknya selama ihram perbanyaklah tinggal di masjid untuk dzikir, baca quran, menghafal doa atau ayat, membaca buku-buku agama dll.
 Hindari ngerumpi (kumpul-kumpul). Jika terpaksa harus berkumpul untuk rapat kordinasi misalnya, ingatkan pada para hadirin agar tidak membicarakan hal di luar tema.
*****
Article searching term: Ceramah, cerita dan artikel tentang tata cara / cara cara menjadi haji mabrur. Daftar asrama calon jemaah dari biro perjalanan umrah travel & tour. Informasi jadwal ibadah haji jamaah Indonesia dan info kuota (quota). Makalah tentang arti (pengertian) dan definisi haji mabrur dan sejarah. Pendaftaran manasik plus dalil ayat mengerjakan haji. Program tabungan ongkos pergi / biaya naik haji. Berita foto gambar undangan pak depkes dan audio rumah sakit haji. Rukun wajib sunnah sunah larangan dan doa doa haji saat wuquf padang arafah. Larangan haji tersulit dan paling banyak dilanggar calon haji
PENTING! Baca Kumpulan Artikel dan Tips Tentang Haji, klik di sini!



Program Haji Mabrur dengan Manajemen Waktu

Sesuatu yang dilaksanakan tanpa rencana sering kali hasilnya amburadul. Coba bayangkan jika perusahaan anda tiba-tiba tahun ini tidak membuat rencana. Semua karyawannya juga tidak diwajibkan membuat rencana. Masing-masing bekerja tanpa memiliki patokan, tujuan dan jadwal yang jelas. Anda bisa bayangkan betapa kacaunya situasi perusahaan anda.
Lalu, anda pun akan manggut-manggut menyadari sepenuhnya bahwa rencana itu luar biasa penting…
Nah, jika anda setuju dengan pentingnya sebuah rencana, apakah anda selaku calon haji (tahun ini atau 10 tahun lagi, yang pertama atau yang ke-10) sudah memiliki rencana TERTULIS kegiatan haji di tanah suci? Apa saja, kapan dan target yang akan anda capai selama menunaikan ibadah haji?
Jika jawaban anda: “saya belum punya rencana” maka berbahagialah……, karena anda tinggal copy-paste contoh rencana kegiatan haji di bawah ini dan memodifikasinya sesuai kebutuhan anda.
Program haji mabrur dengan manajemen waktu, menitikberatkan pada pemanfaatan sebagian besar waktu (lebih dari 12 jam) untuk beraktivitas di masjid. Sesi pertama kurang lebih 3 jam, mulai sepertiga malam terakhir (waktu istimewa) sampai shalat Shubuh berjamaah. Sesi kedua sekitar 10 jam, mulai dari sebelum waktu Dhuhur sampai shalat berjamaah Isya.
Keuntungan manajemen waktu haji ini adalah:
  • Dapat melaksanakan shalat berjamaah 5 waktu, dengan tidak tertinggal takbir pertama
  • Dengan lebih banyak waktu di masjid, larangan haji tersulit (rafats, fusuq dan jidal) lebih mudah dihindari. Larangan tersebut biasanya secara tidak sadar akan dilakukan oleh orang-orang yang ngerumpi (kumpul – ngobrol) di pemondokan.
  • Hasil yang diperoleh bisa maksimal. Selain banyak melakukan ibadah mahdhoh, anda juga mendapatkan beberapa hafalan, hasil karya dan segudang ilmu yang bermanfaat
  • Puncaknya, semoga Allah menjadikan haji mabrur untuk kita semua.
Program haji mabrur dengan manajemen waktu:
03:00 – 03:15  (15”) Bangun pagi, cuci muka, sikat gigi, ganti baju
03:15 – 06:00  (2:45”) Ke masjid, itikaf s.d. shalat Shubuh berjamaah
06:00 – 06:20  (20”) Pulang ke pemondokan
06:20 – 09:00  (2:40”) Mandi, sarapan pagi, cuci baju dan keperluan lainnya
09:00 – 10:00  (60”) Istirahat (tidur 1 jam)
10:00 – 10:30  (30”) Makan siang
10:30 – 10:50  (20”) Silaturahim dan koordinasi regu/rombongan
10:50 – 20:30  (9:40”) Ke masjid, itikaf hingga shalat berjamaah Isya
20:30 – 21:30  (60”) Pulang ke pemondokan, mandi dan makan malam
21:30 – 03:00  (5:30”) Istirahat/tidur. Total waktu tidur : 6 jam 30 menit
Aktivitas yang dilakukan selama itikaf di masjid dapat berupa:
  • Shalat fardhu berjamaah di masjid. Target: full sehari 5 waktu
  • Thawaf sunnah (dilakukan ketika pertama kali sampai di masjid, sebelum shalat apapun). Target: minimal 2 kali sehari
  • Shalat-shalat sunnah (shalat malam, shalat Dhuha, shalat rawatib dll).  Target: semua shalat-shalat sunnah dilakukan pada waktunya
  • Dzikir dan berdoa untuk diri sendiri, keluarga, negara dan seluruh kaum muslimin
  • Membaca Al Quran dan tafsirnya. Target: 30 juz selama di tanah suci
  • Membaca hadits dan buku-buku agama. Target: menamatkan minimal 6 buku
  • Mendengarkan tausiyah
  • Mengunjungi tempat-tempat mustajab
  • Memandang ka’bah
  • Minum air zam-zam
  • Menulis artikel Islami, atau karya tulis lainnya. Target: minimal 5 artikel pendek
  • Menghafal Quran atau sebagian ayat. Target: minimal  10 surat pendek
  • Menghafal doa-doa harian dan doa lainnya. Target: minimal hafal 10 doa harian
  • Jangan lupa untuk saling memberikan pertolongan kepada sesama, saling menghormati dan menjaga perasaan dan ibadah sosial lainnya.
Sudah melakukan pendaftaran haji? Jika belum, bersegeralah! Minimal buka tabungan haji terlebih dahulu. Biaya haji dan kuota haji Indonesia tidak berubah signifikan dibanding beberapa tahun lalu. Perubahan yang sangat signifikan adalah masa tunggunya. Jadwal haji anda bisa lima tahun dari anda melakukan pendaftaran haji.
Jadi… lakukan pendaftaran haji segera, dan laksanakan program haji mabrur dengan manajemen waktu






"Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali..."








WallahuA’lam.. والله أعلم
 اَللَّهُمَّ صَلِّ وسَلاٌِم عَلٓى سَيٌِدِناَ مُحَمَّدٍ ﷺ 

📮 ❤️Sharing is Caring❤️

. .

~***~LadingEMAS~***~

Ulama Nusantara ~ mempunyai kaedah yg tersendiri...

Apakah Kaedah Ulama Nusantara?

Assalammualaikum wmt dan salam Maulidur Rasul,

Penuh rasa dan ikatan syukur ke hadrat ZAT Yang tiada bersekutu sesuatu denganNYA, berkuasa bagi segala takluk kehendak dan kekuasaanNYA. DIA ALLAH, awal dan akhir, zahir dan bathin, tiada terdahulu dariNYA, tiada berkemudian bagi segala sesuatu yang dikehendakiNYA, DIA ALLAH beserta bagi segala sesuatu. ALLAHu Akbar, ALLAHu Akbar, ALLAHu Akbar, walILLAHil hamd.

Sepurnama bulan terang di malam yang gelap, terang dan bersinar, menerangi malam tatkala kegelapan menyelubungi alam. Begitulah terangnya, indahnya, sempurnanya, bercahayanya, hadir Sayyiduna Habibuna Muhammad SAW yang melengkapi akhlak mereka yang rompong, menerangi hati mereka yang zulmat, membebaskan diri mereka yang terbelenggu dengan syirik kepada ALLAH. DIA Sayyiduna Muhammad SAW insan terpilih bagi setiap akhir zaman, hadir di dalam kehidupan kita, tinggal bersama di dalam kehidupan kita, beserta bersama dalam setiap amal kita, berhimpun bersama di alam akhirat kita, tiada yang lebih indah di dalam hidup dan selepas hidup, andainya Rasulullah SAW bersama kita. ALLAHumma Solli Ala Sayyidina Muhammad wa ala alihi wa sohbihil kiram.

Para pembaca yang dikasihi ALLAH,

Kebelakangan ini, saya menerima panggilan dari sahabat bertanyakan perihal apakah itu Kaedah Ulama Nusantara. Tidak kurang dengan itu, ada yang berkata;
'Ada ke kaedah ulama nusantara?'
'Apa yang spesel sangat kaedah ulama nusantara?'

Dan pelbagai lagi persoalan, yang mana persoalan itu tidak ditanya terus kepada saya, akan tetapi ditanya kepada sahabat penyelaras.

Para pertanya yang dirahmati ALLAH,

Adapun yang dikatakan kaedah ulama nusantara adalah perkaitan kaedah-kaedah pengamalan dari segi zikir, amalan penjagaan diri, kesihatan dan pengubatan.

Dari mana datangnya kaedah-kaedah ini?

Adapun yang dikatakan kaedah ini adalah dari Ulama-ulama nusantara seperti Al Alamah Syeikh Daud Al Fathoni, yang terkenal dalam bidang perubatan selain dari furuq Islamiyyah. Syeikh Abdul Samad Al Falimbani yang terkenal dalam penjagaan kesihatan badan, yang umumnya Syeikh Samad Al Falimbani terkenal sebagai seorang Ahli senibela diri pada zamannya, dan tidak terlupa Syeikh Daud Abdullah Al Fathoni yang terkenal sebagai Ulama nusantara yang paling banyak mengarang kitab dari Fiqh hingga ke Tasawuf ( maka, tiliklah dahulu diri kita sebelum kita mengkritik Ulama ini, adalah tidak sopan bagi pihak kita untuk mengkritik kitab tulisan atau terjemahan Syeikh Daud Al fathoni pada nisbah mujahadah Ilmu dan Amalan beliau) dan Syeikh Abdul Samad Al Falimbani terkenal sebagai Mujahiddin pada zaman mereka dalam menentang musuh-musuh Islam.

Begitu juga penjagaan kesihatan dalam bentuk herba alamiah dan senaman yang menjadi amalan Syeikh Muhammad Yusuf bin Ahmad al-Kalantani atau lebih dikenali sebagai Tok Kenali.

Dalam bab amalan penjagaan diri dan zikir, amalan-amalan dari Sayyid Abdul Rahman Al-Idrus atau lebih dikenali sebagai Tokku Paloh, begitu juga dengan murid kepada Tokku Paloh, iaitu Aki Muhammad atau lebih dikenali sebagai Mat Kilau.

Tidak tertinggal amalan dari Syeikh Hj Mat Hassan Bin Munas atau lebih dikenali sebagai Tok Janggut, terkenal sebagai Hj Mat di kawasan Lunas selepas Perang Pasir Putih (*Perihal sejarah yang sebenar, bukan jasad Tok Janggut yang digantung dan diarak di Kota Bharu, Kelantan seperti yang diwar-warkan di dalam teks-teks sejarah, amat penting untuk kita maklumi akan perkara ini). Dan Tok Janggut adalah seguru dengan Tok Kenali di Mekah iaitu bergurukan Syeikh Ahmad Al Fathoni. Ini adalah antara sejarah-sejarah yang telah digelapkan oleh penjajah.


Dalam hal yang sama, membicarakan bab penjagaan diri dari segala perkara-perkara yang bathil, diambil dari amalan AsSayyid Habib Nuh Al-Habsyi Rahimahullah, seorang Wali ALLAH yang terkenal di Singapura.

Penjelasan di atas antara hal dan perihal yang akan disyarah semasa kursus tersebut, malahan banyak lagi kaedah, amalan dan petua dari Ulama-ulama dari nusantara yang akan dikongsikan termasuk amalan penjagaan saraf dari Syeikh Muhammad Arshad Al Banjari dan lain-lain kaedah dari Ulama nusantara.

Jadi, apakah yang menariknya Kaedah Ulama Nusantara berbanding dengan Sunnah Rasulullah S.A.W?

Tiada istimewa, malahan ianya adalah dari intipati Al Quran dan Sunnah , yang mana Ulama-ulama ini menjalankan kaedah Sunnah mengikut pembawaan suasana dan masyarakat ketika itu. Di mana boleh kita perhatikan sejarah Wayang Kulit itu sendiri yang dibawa oleh Raden Said atau lebih dikenali sebagai Sunan Kalijago, iaitu salah seorang dari barisan Wali Sembilan (Wali Songo) tanah jawa, sebagai membawa masyarakat untuk dekat dengan Islam, begitulah juga keadaannya pada Ulama-ulama lain di nusantara ini, malahan keadaan penyakit atau permainan di nusantara ini adalah berlainan dengan keadaan di tanah hijjaz Arab.

Maka, tiadalah timbul atau terbit soal menjauhkan masyarakat dari kaedah sunnah, malahan ingin mendekatkan masyarakat pada kaedah Sunnah Rasulullah S.A.W.

Bidaah?

Bukanlah medan yang sesuai untuk dibicarakan bab bidaah di sini, yang merangkumi 5 pembahagian yang dikatakan Bidaah itu sendiri, 5 pembahagian itu juga adanya 5 pembahagian hukum iaitu wajib, sunat, harus, makruh dan haram.

Kenapa Kaedah-kaedah Ulama Nusantara ini diketengahkan?

Kerana ingin mewujudkan rasa cinta kepada Ulama-ulama yang banyak berkorban dalam memperjuangkan Islam di nusantara ini, malahan melahirkan rasa kuat untuk menuntut ilmu dalam mengambil iktibar mujahadah mereka baik dalam pengamalan ilmu dan pencarian ilmu. 

Ada yang bertanya, dari mana dapatnya saya akan semua ini?

Ya, saya peroleh semua ini dari jin dan laduni. 
MasyaALLAH, sudah pasti saya berguru dengan guru-guru tua di sekitar pelusuk Malaysia ini. Dan menerima saya dari mereka secara berhadapan, bertalaqqi, seperti itulah yang saya lakukan pada sesiapa yang inginkan ilmu yang sama. Oleh kerana itulah, saya amat tidak menggalakkan perkongsian ilmu melalui alam maya atau telefon.

Rata-rata yang menghubungi saya, bertanyakan kaedah dan amalan sebagainya, melalui telefon, yang mana amalan atau kaedah tersebut mereka dengar dari sahabat yang hadir ke kuliah TIAF, dan pastinya mereka sendiri tidak pernah hadir ke kuliah sang faqir ini, maka mohon maaf jika saya tidak dapat memberi kerjasama kecuali pada mereka telah hadir kuliah dan ada kemusykilan atau ulang kaji, sang faqir ini tiada masalah memberi kerjasama. 

Jadi, kena datang kuliah, bayar yuran, baru kongsi ILMU?

Ya, malahan bayarannya harus lebih dari Ahli lain. 
MasyaALLAH, seburuk-buruk saya, sehina-hina saya, saya bukan dari kalangan yang menjaja ilmu. Andai benar ada yang berhajat, datang berjumpa bertemu mata, jika kena pada masa dan keadaan, maka saya tiada masalah untuk berkongsi dan mengijazahkan amalan yang bersesuaian malahan ianya PERCUMA.

Kongsi, kongsi juga, ada sanad ke?

Ini persoalan yang sering diajukan pada sahabat penyelaras tetapi bukan pada sang faqir ini sendiri. Adapun segala apa yang saya kongsikan dari awal hingga akhir, dari A-Z, adalah bersanad dan hasil dari talaqqi dengan sekalian guru-guru, tidak saya tambah akannya atau kurangkan akannya malahan jauh sama sekali dengan hal yang dikatakan R&D, Try and Error, pada sang faqir, tiada try and error dalam perjalanan salik. Merujuk kata salah seorang guru tersayang di Gunung, Kelantan, Tok Su Mid Gunung; 

Ulama dulu doh siap kaca gula doh (Ulama dulu sudah siap sedia mengacau gulai sudah), cukup rasa, cukup sedap, cukup molek, bakpo kito lo nie, panda-panda letok garae, tambah gulo, tamboh gotu goni, nok molek, turutlah hok molek ( cukup rasa, cukup sedap, cukup elok, kenapa kita sekarang, pandai-pandai letak garam, tambah gula, tambah itu ini, hendak elok, ikutlah yang elok).

Berdasarkan pesanan itu, maka saya lebih cenderung mencari dan merujuk dengan guru-guru tua dalam perkara berkaitan kerohanian termasuk perubatan.

Para pembaca yang dikasihi ALLAH,

Maka inilah antara penjelasan yang dapat saya pamerkan di sini dalam menjawab persoalan yang berlegar di dalam fikiran kalian.

Kepada mereka yang kecewa dek kerana tidak mendapat jawapan yang diinginkan dari saya baik melalui telefon atau email, jawapannya sudah saya letakkan di atas. Bagaimana mungkin untuk kita memberi mutiara berharga dari dasar laut yang dalam kepada seseorang yang baru atau tidak kita kenal?. 

Jika mengikut adabnya, seorang yang memerlukan wajarlah datang MENGADAP dengan orang yang diperlukan, tambahan pula yang memerlukan langsung tidak pernah berjumpa dengan yang diperlukan. Sang faqir yang jahil lagi baharu ini ditarbiyyah oleh guru-guru dengan penekanan adab dengan ilmu, pengijazah ilmu dan penerima ijazah ilmu itu sendiri. Maka, dalam perkara ini, saya amat tegas, biarpun ada yang berbunyi, saya seorang yang kedekut ilmu.

Maka, sebarang pertanyaan atau kemusykilan dengan persatuan yang tidak punya apa-apa ini, boleh terus hubungi saya  019-6727 627, insyaALLAH, persoalan kalian akan saya cuba jawab pada kadar dan kudrat yang ALLAH izinkan.

Semoga dijelaskan ALLAH bagi setiap persoalan yang berlegar, semoga kemudahan dari ALLAH beserta dalam setiap perbuatan dan amal.

Wassalam.

La Hayyun, La Alimun, La Sami'un, La Basirun, La Qodirun, La Muridun, La Mutakallimun ... La maujudun bihaqqi illALLAH.
[Sumber...TIAF]



. .
~***~LadingEMAS~***~

Monday, February 13, 2012

VALENTINE'S DAY ~ Apa pandang Anda pula..?

VALENTINE'S DAY ~ Apa pandangan Islam?

by Mohamed Ibrahim Maricar on Sunday, February 6, 2011 at 11:37pm ·

VALENTINE’S Day atau ‘Hari Kekasih’ sebagaimana yang difahami ialah hari di mana dua orang yang berkasih sayang atau sepasang kekasih yang bercinta meraikan percintaan dan kasih sayang. Budaya ini disambut setiap tahun pada 14 Februari.
Tidak dinafikan manusia suka dikasihi dan mengasihi di antara satu sama lain. Golongan remaja adalah golongan yang sering kali dikaitkan dengan soal percintaan. Cuma lumrahnya mereka mudah terikut-ikut serta taksub dengan pengaruh yang dibawa oleh orang-orang barat.

Ruangan Irsyad Hukum kali ini akan membicarakan sama ada Valentine’s Day munasabah disambut sebagai hari kekasih atau tidak.

Mengikut beberapa sumber, Valentine adalah nama bagi seorang paderi Kristian yang giat menyebarkan agama tersebut di Rom ketika pemerintahan Raja Rom yang bernama Claudius II. Pada masa pemerintahannya, Claudius II telah memenjarakan orang-orang Kristian kerana mengamalkan agama yang bertentangan dengan agamanya. Oleh kerana Valentine seorang penyebar agama Kristian, beliau juga telah ditangkap dan diseksa di dalam penjara.

Walaupun berada dalam penjara, Valentine tetap berusaha mengajar dan menyebarkan agama tersebut di kalangan banduan-banduan penjara di samping membantu tawanan-tawanan penjara melepaskan diri dari penjara. Kegiatan ini telah diketahui oleh Raja Rom dan beliau diseksa dan akhirnya dihukum bunuh pada 14 Februari.

Orang-orang Kristian menganggap bahawa Valentine merupakan seorang yang mulia kerana sanggup berkorban dan mati demi kasih sayangnya terhadap agama Kristian dan penganut-penganutnya. Beliau disamakan dengan Jesus yang kononnya mati kerana menebus dosa yang dilakukan oleh kaumnya.

Valentine bagi penganut agama Kristian adalah lambang kasih sayang sejati di antara seorang hamba dengan tuhannya dan dengan sesama manusia. Dikatakan juga bahawa ketika di dalam penjara, beliau telah jatuh cinta dengan anak salah seorang pegawai penjara dan di akhir hayatnya sebelum dibunuh, beliau sempat menulis sepucuk surat cinta kepada gadis tersebut yang bertandatangan ‘From your Valentine’ (Daripada Valentinemu).

Maka orang-orang Kristian mengambil sempena 14 Februari itu untuk meraikan hari kasih sayang demi memperingati hari kematian paderi mereka Valentine.

Berdasarkan penerangan di atas, adalah jelas bahawa tidak ada istilah Hari Kekasih atau Valentine’s Day dalam Islam. Hakikatnya, adalah tidak boleh orang-orang Islam menyertainya kerana hari tersebut adalah hari perayaan bagi orang-orang Kristian.


Memang Islam sangat menggalakkan umatnya supaya berkasih sayang di antara satu sama lain akan tetapi untuk meluahkan kasih sayang di antara seorang lelaki dan perempuan perlu melalui saluran yang dibenarkan oleh syarak bukan yang menggalakkan kepada perkara-perkara yang mendorong atau merangsang kepada yang dilarang dan maksiat.

Realitinya, Islam adalah agama yang praktikal, bukan mengongkong. Islam agama yang mengatur kehidupan dengan lebih sempurna. Islam tidak pernah menyekat hubungan kasih sayang di antara umatnya.

Dalam Islam ada tiga kategori kasih; 
Pertama, ~ Kasih Pencipta (Allah Subhanahu wataala) kepada hamba-Nya
Kedua, ~ Kasih Hamba kepada Pencipta dan 
Ketiga, ~ Kasih Makhluk sesama makhluk.
Banyak ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan mengenai hikmat dan besarnya faedah berkasih sayang.

Allah Subhanahu wataala menjelaskan tentang keagungan nikmat-Nya kepada ma-khluk-Nya melalui nikmat kasih sayang; firman Allah Taala:
 وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِيْ الأَرْضِ جَمِيْعًا مَّآ أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَلكِنَّ اللهَ اَلّفَ بَيْنَهُمْ
"Dan (Dialah) yang menyatupadukan di antara hati mereka (yang beriman itu). Kalaulah engkau belanjakan segala (harta benda) yang ada di muka bumi, nescaya engkau tidak dapat juga menyatupadukan di antara hati mereka, akan tetapi Allah telah menyatupadukan di antara (hati) mereka."
(Surah Al-Anfaal: 63).

Dan firman-Nya lagi:
فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا
"Lalu Allah menyatukan di antara hati (sehingga kamu bersatu padu dengan nikmat Islam), maka menjadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang Islam yang bersaudara." 
(Surah Ali Imran: 103).

Dengan penjelasan ayat di atas bahawa Allah Subhanahu wataala sangat mencela dan mengingatkan dengan keras tentang perpecahan sesama makhluk. Allah Subhanahu Wataala juga memerintahkan umat Islam supaya sentiasa berpegang teguh dengan agama Allah dan dilarang berpecah belah dan bermusuhan.

Kasih sesama makhluk pada sifatnya adalah tidak kekal, ia bergantung kepada keadaan, tetapi kasih hamba kepada pencipta-nya dengan iman dan takwa, manakala kasih Pencipta kepada hamba berkekalan. Hal in jelas sebagaimana firman Allah subhanahu wataala :
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ واللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ
"Katakanlah (Wahai Muhammad): "jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah aku, nescaya Allah mengasihi kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamu. Dan (ingatlah), Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengetahui." 
(Surah Ali Imran: 31).

Oleh itu sebaik-baiknya hendaklah setiap orang Islam khasnya golongan remaja tidak terikut-ikut dengan budaya ‘Hari Kekasih’ yang dicipta oleh orang-orang Kristian, sebaliknya hendaklah menumpukan masa dan waktu kepada Allah Subhanahu Wataala dengan melakukan apa jua pekara yang mendatangkan manfaat yang matlamat akhirnya menghidupkan cinta kepada Allah Subhanahu Wataala.

Sumber dari Pejabat Mufti Brunei Darussalam
(Bilangan 93  Bahagian Pertama)

 ·  ·  · Share

  • You, Dian Alesha and 30 others like this.

    • Najwa Mohd. Ayub Jangan lupa saksikan Halaqah Akar Tradisi ilmu hari selasa ini jam 10.00 mlm yg akan mengupas tentang "Bunga Cinta" sama lah maksudnya mengenai Valentines day. Ramai ke rakan2 FB terima bunga masa 14hb feb tu?
      February 6, 2011 at 11:48pm ·  ·  2

    • Aziza Kazan semoga tidak di perbodoh dgn hari 'valentines day' (sekadar pemangkin ekonomi yg sedikit) dan 'april fool' - hari pembantaian ujmat islam (diraikan dgn konon lucu)
      February 7, 2011 at 12:05am ·  ·  1

    • Twinkle Taker notes yg sgt baik :) in 28 years of me, i never celebrated this kinda Valentine..just kinda wish...if people wishing me :)..
      Nauzubillah jauh kan aku dr segala keburukan ... berilah aku kejayaan untuk selalu bersama dgnMu

      February 7, 2011 at 4:06am ·  ·  1

    • Isadora Paul mmmmmmmmmm...kadang2 belia2 islam sdiri beria2 myambut hari VALENTINES mlebihi kaum lain. thnxs for info sharing...
      February 7, 2011 at 7:15am ·  ·  2

    • Zahir Bakri very good info. Thanks. What about april fools?
      February 7, 2011 at 7:23am · 

    • Mohamed Ibrahim Maricar 
      Berkenaan April Fool: Saya kurang pasti akan kesahihan info di bawah ini:
      Umat Islam sangat tidak pantas merayakan "April Mop" atau "The April Fool Day" karena kebiasaan itu dilatarbelakangi peringatan peristiwa pembantaian umat Islam di Spanyol pada 1 April 1487 Masehi.

      "Umat Islam banyak yang "latah" dan merayakan April Mop tanpa mengetahui dasar dan asal muasal peristiwa tersebut, " kata Cendikiawan Muslim Ir.H.Asmara Dharma dalam tulisannya yang dirilis, di Medan, kemarin.

      Ia menjelaskan, perayaan April Mop itu diawali peristiwa penyerangan besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang ketika itu di bawah kekuasaan kekhalifahan Islam pada Maret 1487 Masehi.

      Kota-kota Islam di Spanyol seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota dan Granada sebagai kota pelabuhan berhasil dikuasai tentara Salib.

      Umat Islam yang tersisa dari peperangan itu dijanjikan kebebasan jika meninggalkan Spanyol dengan kapal yang disiapkan di pelabuhan Granada. Tentara Salib itu berjanji keselamatan dan memperbolehkan umat Islam menaiki kapal jika mereka meninggalkan Spanyol dan persenjataan mereka.

      Namun, ketika ribuan umat Islam sudah berkumpul di pelabuhan, kapal yang tadinya sandar di pelabuhan langsung dibakar dan kaum muslim dibantai dengan kejam sehingga air laut menjadi merah karena darah.

      Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji tersebut terjadi pada 1 April 1487 Masehi dan dikenang sebagai "The April Fool Day."

      Selanjutnya, Dharma menjelaskan, peristiwa "The April Fool Day" itu dipopulerkan menjadi April Mop dengan "ritual" boleh mengerjai, menipu dan menjahili orang lain pada tanggal tersebut tetapi bernuansa gembira.

      "Ritual tersebut disyaratkan dengan tidak bolehnya orang yang ditipu dan dijahili itu marah dan membalas, " katanya. (novel/ant)

      sumber: http://www.eramuslim.com/berita/nasional/april-mop-merupakan-perayaan-pembataian-umat-islam-tak-pantas-dirayakan.htm

      February 7, 2011 at 8:24am ·  ·  1

    • Fawzed Beb pernah juga terima ucapan hari valentine dan sama2 ketawa bila april fool lama dahulu tapi bila mengetahui sejarahnya tidak lagi terikut2 dgan kesesatan itu ... menyesal betul ...
      February 7, 2011 at 8:43am · 

    • Husni Hj Jazam tindakan yg merugi & mensia2kan DUIT saje...manakala di satu pihak, tersenyum ketawa mengaut keuntungan dari 'kedunguan' insan2 yg meraikan nye...apa2 pun tindakan dibuat, haruslah 'berpada2' serta sentiasa berlandaskan kpd agama....wallahualam....
      February 7, 2011 at 8:57am · 

    • Sal Saadiah dalam islam takde ye valentine's ni...tapi yg menyambutnya sebab tak kuat agama dan pegangan...
      February 7, 2011 at 9:16am · 

    • Noraisah Noor Mohd Thks for the info.....
      February 7, 2011 at 10:43am · 

    • Khairulniza Abdullah thahk for sharing,but no cmment.
      February 7, 2011 at 2:13pm · 

    • Sadiah Abdul Rahman olih kerana kejahilan....kita selalu terikut akan budaya asing yang selalunya cuba mempesongkan akidah kita....
      February 7, 2011 at 2:44pm ·  ·  1

    • Md Ismail Abd Hamid sebenarnya..cinta dan kasih sayang kita hendaklah senantiasa bersemadi di dalam sanubari kita....lebih2lagi kpd Allah SWT dan Rasullullah SAW serta saudara2 Islam ...tidak ada penentu hari nya..!!!
      February 7, 2011 at 2:47pm ·  ·  2

    • Noraz Fazli Alhamdullillah n syukran atas ilmu yg diberikan Abg .. izinkan Nor kongsikan didalam blog Nor ya Abg ..
      February 8, 2011 at 2:31pm ·  ·  1

    • Salleh Hasbullah Tk saudara MI, dengan penjelasan itu diharapkan...............!!!
      February 9, 2011 at 11:02am ·  ·  1

    • Dian Alesha terima kasih aby...
      sangat bermanfaat...
      aq posting ulang...

      February 9, 2011 at 12:00pm ·  ·  1

    • Normah Rufee Jgnkan valentine day. Hari Bapa , hari Ibu pun my family tak main benda2 mcm ni. Bagi kita, hari hari adalah hari Ibu & Bapa. Dan sentiasa doa untuk mereka....dan nak belikan hadiah takkan tunggu hari hari mcm tu. Nak tunggu Hari Ibu & Hari Bapa, lama sangat tu!!!!!
      February 11, 2011 at 9:36pm · 

    • Sharifah Aspari Agsa Khan Alhamdulillah ! Great info & Thanks for sharing ... :))
      February 12, 2011 at 8:31pm · 

    • Aida Idris no such things as valentine Day...nonsense.. I just told my daughters just now...


[Sumber..]

. .
~***~LadingEMAS~***~
~*~*~ Who