~*~KALiMAH TAUHiD~*~







~**~TiADA TUHAN KECUALi ALLAH, MUHAMMAD RASULULLAH pd SETiAP KERLiPAN & PD SETiAP NAFAS Sbyk LuasNYA APA YG ADA pd iLMU ALLAH ~**~

~*~SOLATLah KiTa, Sebelum KiTa diSOLATkan~*~


~*~PLS OPEN this WEB with MOZILLA FIREFOX or INTERNET EXPLORER...for BEST Results, Tq (^^,)

HADIS ~ PESANAN RASUL KITA, UTK UMATNYA TERSAYANG!!!


Drpd Nabi SAW bsabda:~

Ssiapa ke MASJID pd Waktu PAGI/pd Waktu PETANG Allah akan menyediakan utknya satu TEMPAT TINGGAL di Syurga apabila dia pergi samada pd Waktu PAGI atau pd Waktu PETANG

(HR Muslim, #1073)




~*~*~*[MUTiARA HADIS_1]








~~*~~[MUTiARA HADIS_2]





~~**~~[MUTiARA HADIS_3]





~~***~~[MUTiARA HADIS_4]





~*~*~*~*
~*~
~*~


PESAN Rasululah SAW

“Sesungguhnya AMAT dirasa BERAT oleh seOrg MUNAFIK, UTK melaksanakan SOLAT ISYA dan SOLAT SUBUH Sekiranya MEREKA TAHU akan keAGUNGan PAHALAnya, nescaya mereka mendatanginya (ke MASJID, SOLAT berJEMAAH) sekalipun dlm keadaan MERANGKAK2”

(HR Bukhari Muslim)

~*~Hadis Abu Hurairah RA:

Drpda Nabi SAW bSabda: Sesiapa yg pergi ke MASJID pada waktu PAGI atau pada waktu PETANG Allah akan menyediakan untuknya satu TEMPAT TINGGAL di SYURGA apabila dia pergi SAMADA pada waktu PAGI atau PETANG.

(HR Muslim, #1073)

~*~
“Sesungguhnya Allah akan mgumpulkan Org2 MUNAFIK dan 0rg2 KAFIR di dlm JAHANNAM


(QS An Nisa:140).


SOLAT BERJEMAAH LEBIH TINGGI 27 DERAJAT DIBANDING SOLAT SENDIRI“

(HR Bukhari &Muslim)


***

Showing posts with label Al-Aqsa. Show all posts
Showing posts with label Al-Aqsa. Show all posts

Sunday, October 7, 2018

Dajjal dan Dunia Akhir Zaman ~ Eschatology [ilmu akhir zaman]


Kisah Terbelenggunya Dajjal Sebelum Keluar Ke Bumi akhir Zaman



[kangsambas] Tidak ada fitnah yang paling besar dihari kiamat kecuali datangnya Dajjal. Itulah yang disabdakan oleh Rasulullah kepada para sahabat beliau. Sungguh Begitu hebatnya keadaan disaat datangnya Dajjal. Sehingga Rasulullah banyak menyabdakan tentang fitnah Dajjal. Semoga kita tidak berada pada jaman hadirnya Dajjal. Berikut Nukilan mengenai asal usul Dajjal dan kisah Terbelunggunya Dajjal, sebelum ia keluar kebumi untuk menebarkan Fitnah.

    

Dajjal adalah sosok yang sangat jenius, ia mengetahui berbagai ilmu pengetahuan dan menguasai berbagai macam rahasia alam semesta. Sebagian riwayat menyebutkan bahwa ia juga sangat menguasai ilmu-ilmu keislaman, sehingga pada awal kemunculannya nanti, ia tampil sebagai seorang muballigh yang saleh. Ia bisa menampilkan berbagai macam keajaiban karena pengetahuannya akan rahasia alam semesta, dan tentunya karena diijinkan oleh Allah, sehingga pengikutnya makin banyak. Lama-kelamaan ia mengaku dirinya sebagai nabi, dan ketika makin banyak orang yang memujanya, ia mengaku dirinya sebagai Tuhan.



Kisah Terbelenggunya Dajjal Sebelum Keluar Ke Bumi akhir Zaman


Tidak ada riwayat pasti yang menjelaskan kapan Dajjal ini dilahirkan? Seorang ulama, pemikir dan jurnalis dari Mesir bernama Syech Muhammad Isa Dawud menyatakan bahwa Dajjal dilahirkan sekitar satu abad sebelum Nabi Musa AS dilahirkan. Kesimpulan itu diambil berdasarkan kajian mendalam beberapa ayat-ayat Al Qur’an, berbagai hadist-hadist Nabi SAW, dan berbagai macam manuskrip (literatur) kuno yang beliau dapatkan dari berbagai daerah di Timur Tengah.



Orang tua Dajjal itu tinggal di daerah Samirah, sebuah daerah kecil di Palestina, yang di kemudian hari menjadi kota besar, ibukota dari kerajaan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. Masyarakat Samirah itu adalah para penyembah berhala dan pelaku berbagai macam kemaksiatan, termasuk sodomi dan liwath (homoesekksual). Orang tua Dajjal memiliki sesembahan berhala yang mirip dengan sapi betina, dan sejak pernikahannya, mereka selalu membuat persembahan kepada berhalanya itu, dengan permintaan agar mereka diberi keturunan seorang anak laki-laki.



Setelah tigapuluh tahun berlalu, barulah istrinya mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, tetapi kedua matanya cacat, satu saja yang bisa melihat dan tubuhnya tidak banyak bergerak. Selama bertahun-tahun layaknya ia hanya tidur saja, tetapi anehnya ia tumbuh sebagaimana bayi pada umumnya. Pada umur empat tahun, di suatu malam ia bergerak meninggalkan tempat tidurnya di antara ayah ibunya dan berpindah ke sebelah berhala mirip sapi betina itu, dan tidur di sana. Beberapa kali dikembalikan, ia berpindah lagi ke sisi berhala itu tanpa diketahui siapapun. Keadaan yang menghebohkan itu sempat membuat ayahnya diperiksa dan ditahan oleh Hakim.



Ketika ia berusia lima tahun, Allah menimpakan azab pada penduduk Samirah, buminya diguncang gempa amat keras hingga tanahnya terbalik seperti yang terjadi kaum Sadumi dan Amurah. Anehnya, anak kecil berusia lima tahun itu selamat, tinggal sendirian di antara reruntuhan puing-puing yang berserakan. Sepertinya Allah mempunyai ‘rencana besar’ dengan anak kecil tersebut, dan memerintahkan Jibril untuk memindahkan anak tersebut ke suatu pulau terpencil di antara berbagai pulau di “belantara” Laut Yaman, bagian dari Samudra Hindia.



Walau terpencil, pulau tersebut memiliki semua kelengkapan untuk kehidupan, air yang segar, buah-buahan dan berbagai jenis makanan lainnya. Di sana juga ada gua yang cukup besar dan nyaman, yang bisa melindunginya dari panas dan hujan. Allah menugaskan Jibril untuk merawat dan mengajari anak kecil tersebut, khususnya tentang aqidah dan keimanan, termasuk tentang akan datangnya Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi dan rasul. Secara khusus Allah menciptakan seekor binatang berbulu sangat tebal, yang bisa berbicara seperti manusia, yang disebut Al-Jassasah (yang selalu memata-matai). Al-Jassasah inilah yang sehari-harinya mengajar anak kecil, calon fitnah akhir zaman, Dajjal. Ajaran-ajaran yang disampaikan malaikat Jibril itu tertulis pada tujuh buah panel/dinding batu yang ada di salah satu bagian dari pulau tersebut.  


Setelah bertahun-tahun tinggal di pulau itu dan ia makin dewasa, suatu ketika ada perahu yang merapat di pulau tersebut, dan ia dibawa serta ke luar pulau. Mereka beranggapan, lelaki itu mungkin korban dari salah satu perahu yang tenggelam dan terdampar di pulau itu. Mereka menurunkan calon Dajjal ini di daratan Yaman yang jaraknya sekitar 4000 km dari pulau tersebut. Ia mulai mengembara, menjelajah berbagai tempat, dan karena Allah membekalinya dengan otak yang sangat jenius, ia belajar dengan cepat dan kepandaiannya makin meningkat, dengan mudah pula menyesuaikan dirinya dengan lingkungan baru. Ia membahasakan (menamakan) dirinya dengan Ibnu Samirah, dinisbahkan pada tempat asalnya seperti diceritakan al Jassasah.



Ia bekerja menjadi pelayan seorang filosof Yaman. Suatu ketika sang filosof tertarik untuk memeriksa daya pikir dan keanehan perilakunya, dan akhirnya sang filosof menyimpulkan,
 “Jika engkau bisa hidup lama, engkau bisa menjadi seorang raja yg sangat Adil, atau sebaliknya raja yang sangat Zalim!!”



Setelah tinggal beberapa tahun lamanya bersama sang filosof, Ibnu Samirah berkeinginan untuk mengunjungi negeri asalnya Samirah, yang berada di Palestina. Ia membeli sebuah perahu besar dan menggaji beberapa nelayan untuk menjalankannya. Segala kebutuhan dan perlengkapan juga dipersiapkan dalam perahunya itu. Tetapi sebelum mengarahkan ke Palestina, ia ingin mengunjungi pulau terpencil tempat masa kecilnya tinggal bersama al Jassasah. Walau tidak mudah bagi orang lain menemukannya, tetapi kekuatan ingatan dan pikirannya dengan mudah membawanya ke pulau itu.



Ketika ia berlabuh dengan perahu kecil di pantainya, al Jassasah menatapnya dengan tajam, tetapi kemudian meninggalkannya ke dalam hutan tanpa berkata apapun. Ibnu Samirah berjalan berkeliling mengenang masa kecilnya. Tidak terasa ia telah berusia seratus tahun lebih, tetapi sama sekali tidak ada gurat ketuaan di wajahnya. Bahkan tampaknya ia makin merasa kuat dan tegar, layaknya ketika berusia tigapuluhan. Ketika sampai pada panel batu yang bertuliskan pengajaran Malaikat Jibril, ia menemukan sebuah bejana berisi semacam tinta yang digunakan menulis pada batu. Ia mengambil bejana tersebut, ia juga mengambil atau memotong dari tiap panel batu pengajaran itu untuk kenang-kenangan. Kemudian ia kembali lagi ke perahunya dan mengarahkan ke Palestina.



Setelah beberapa hari lamanya mengarungi lautan, ia berlabuh di salah satu lembah di Palestina yang tersembunyi. Ia meneruskan ke Samirah dengan onta yang dibelinya. Walau ia tidak menemukan apa-apa dari negeri Samirah yang masih luluh lantak tanpa penghuni, dari beberapa orang berusia lanjut di negeri sekitar Samirah seperti al-Jalil dan al-Arbad, ia mendengar kisah tentang anak kecil yang diambil dewa-dewa ke pangkuannya. Ada juga kisah selentingan tentang anak kecil yang diculik malaikat ketika terjadi bencana besar yang menghancurkan Samirah. Kisah-kisah tersebut seolah membenarkan jati dirinya seperti yang diceritakan oleh al Jassasah.



Setelah tinggal di Palestina beberapa tahun lamanya, ia memutuskan menuju negeri sang Fir’aun, Mesir. Ia ‘melamar’ menjadi pelayan seorang dukun terkenal di negeri itu, yang dengan senang hati menerimanya setelah mengetahui kemampuan dan kecerdasannya. Saat itu Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS sedang mendakwahkan agama Tauhid kepada Fir’aun dan masyarakat Mesir, khususnya kaum Bani Israil yang hidup dalam perbudakan di negeri itu. Dukun yang diikutinya itu seorang yang berusia tigaratus tahun dan sangat mengenal sejarah hidup Nabi Musa AS di Mesir. Ketika ia mendengar kisah Musa tersebut, ia segera menceritakan kisah kehidupannya, yang segera saja sang dukun berkata, “Kalau begitu engkau adalah Musa yang lain, yakni Musa dari Samirah (Musa as Samiri).”



Mungkin karena inilah, muncul suatu ungkapan dari sebagian ulama dalam hal pendidikan dan pengajaran, “Musa yang dididik oleh Fir’aun menjadi salah seorang Nabi dan Rasul, sedang Musa (as Samiri) yang dididik oleh malaikat Jibril malah menjadi orang yang paling ingkar kepada Allah…!!”



Ibnu Samirah sangat kagum dengan komentar sang dukun itu, dan ia merasa derajadnya tidaklah terlalu jauh daripada Nabi Musa AS. Setelah beberapa waktu lamanya, ia memutuskan untuk bergabung dengan Bani Israil karena ada kedekatan kedaerahan dan garis darah leluhurnya yang bertemu dengan Nabi Musa, yakni pada Nabi Ya’kub. Ia juga menikahi salah seorang wanita Bani Israil tetapi tidak mempunyai keturunan. Namun demikian, walau ia melihat berbagai macam mu’jizat yang ditunjukkan Nabi Musa AS, hatinya tidak bisa sepenuhnya mengimani Nabi Musa AS, termasuk juga mengimani Allah SWT. Sementara itu, beberapa orang dari Bani Israil menunjukkan penghargaan dan kedekatannya kepada Ibnu Samirah karena kecerdasan dan kepiawaiannya dalam beberapa hal. Walau tidak banyak, mereka itu layaknya ‘budaknya’ Ibnu Samirah, yang akan selalu menurut jika diperintahkannya.



Ketika Allah SWT memerintahkan Nabi Musa dan Bani Israil untuk meninggalkan Mesir menuju Palestina, Ibnu Samirah ikut serta dalam rombongan besar itu. Beberapa kali lagi ia melihat dengan mata kepalanya sendiri mu’jizat Nabi Musa AS, termasuk membelah lautan dengan tongkat beliau, tetapi semua itu tidak membuatnya beriman. Bahkan terbersit dalam pikirannya, “Akupun bisa melakukannya suatu saat nanti, bahkan bisa lebih dahsyat!!”



Ketika Bani Israil telah selamat dari kejaran Fir’aun dan tiba di sisi gunung Thursina, Nabi Musa meninggalkan mereka dalam pengawasan Nabi Harun untuk segera ‘menghadap’ Allah di Bukit Thursina. Pada saat itulah Ibnu Samirah membikin ulah dengan membuat sebuah patung anak sapi dari emas dan dapat bersuara, dan mengatakan bahwa itulah tuhannya Musa dan Bani Israil. Sebagian besar dari mereka mempercayainya dan menyembah patung emas tersebut, segala upaya dilakukan oleh Nabi Harun untuk mencegah mereka tetapi mengalami kegagalan.



Lebih lengkapnya bisa dilihat dalam Al Qur’an Surat Thaha ayat 83-97, lebih baik lagi kalau dilengkapi dengan tafsirnya. Hanya saja yang menjadi dasar renungan Syech Muhammad Isa Dawud sehingga ‘menyimpulkan’ bahwa Samiri atau Ibnu Samirah ini adalah calon Dajjal, adalah sikap Nabi Musa dalam peristiwa itu.



Begitu turun dari Thursina sambil membawa shuhuf yang terbuat dari batu berisi Perintah-perintah Allah (The Ten Command The Men, istilah baratnya), Nabi Musa melihat kaumnya telah menyembah dan menari-nari di depan tuhan barunya, sebuah patung sapi betina dari emas yang bisa bersuara. Hati Nabi Musa sangat marah, mukanya merah padam dan tanpa disadari beliau melemparkan shuhuf yang beliau pegang sambil berteriak keras. Mendengar suara keras beliau tersebut, kaum Bani Israil langsung menghentikan aktivitas penyembahannya dengan ketakutan.



Kemudian Nabi Musa menghampiri Nabi Harun, menarik janggut dan memegang kepalanya dan berkata dengan marah, seolah-olah Nabi Harun telah mengabaikan perintahnya, lihat QS Thaha ayat 92-94. Padahal Nabi Harun telah berusaha keras, tetapi beliau tidak mampu mempengaruhi Bani Israil yang telah berada di bawah kendali dan pengaruh Samiri atau Ibnu Samirah itu.



Tetapi ketika Nabi Musa menghadapkan diri kepada Samiri, otak dari segala macam kekacauan dan fitnah bagi Bani Israil sepeninggal beliau ke Thursina, Al Qur’an (Surat Thaha ayat 95-97) tidak menjelaskan ‘sikap keras’ Nabi Musa seperti sebelumnya, bahkan akhirnya beliau hanya berkata, “Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu dalam kehidupan dunia ini hanya bisa berkata : Janganlah menyentuhku. Dan sesungguhnya bagimu telah ada ketentuan waktu, yang kamu tidak akan bisa menghindarinya….!!” (QS Thaha 97).



Nabi SAW telah menjelaskan, “Sesungguhnya saya memperingatkan kalian akan Dajjal. Dan tidak ada seorang nabi-pun kecuali mereka mengingatkan kaumnya (tentang dirinya). Akan tetapi saya akan menyampaikan kepada kalian apa yang belum pernah disampaikan nabi-nabi kepada kaumnya. Sesungguhnya ia (Dajjal) itu buta sebelah dan sesungguhnya Allah tidaklah buta sebelah. Dan tertulis di antara kedua mata Dajjal ka-fa-ra (artinya kafir)!!”

Mungkin ketika Nabi Musa menghadap ke Samiri, beliau melihat tanda-tanda Dajjal pada dirinya. Karena itu, walau beliau termasuk seorang yang sangat keras dalam menerapkan syariat, tetapi beliau membiarkan Samiri pergi, karena beliau meyakini Allah telah mempunyai rencana sendiri dengan dirinya. Sementara kepada kaum Bani Israil yang menyatakan dirinya bertobat, beberapa di antara mereka yang punya andil besar dalam penyembahan berhala tersebut, disyaratkan untuk bunuh diri agar taubatnya diterima, dan mereka mau melakukannya. Bagaimanapun, kehidupan akhirat jauh lebih bak daripada kehidupan dunia.



Setelah diusir Nabi Musa, Ibnu Samirah kembali melanjutkan pengembaraannya dari satu negeri ke negri lainnya. Entah berapa tahun atau berapa abad perjalanannya ia hampir tidak merasakannya karena ia tetap dalam kemudaannya. Pengetahuannya makin bertambah banyak dan semua itu makin menambah kesombongan dan ambisinya. Setelah cukup lelah menjelajah, ia memutuskan untuk kembali ke pulau tempat ia dibesarkan. Ia mengira, al Jassasah yang telah menjadi ‘teman’ masa kecilnya itu telah mati, ternyata tidak. Ia menemukannya di dekat panel batu yang berisi pengajaran malaikat Jibril. Tetapi ia sama sekali tidak berbicara (menjawab) ketika diajaknya bercakap-cakap. Yang keluar dari mulutnya hanyalah ucapan yang berulang-ulang, “Laa ilaaha illallaah, lahul mulku wa lahul hamdu, yukhyii wa yumiit, wahuwa ‘alaa kulli syai-in qodiir!!”



Setelah beberapa waktu lamanya hidup di pulau itu tanpa bisa berkomunikasi, ia kembali mengadakan perjalanan berkelana. Ia mendengar tentang seorang nabi yang menghebohkan, dengan gelaran al masih, yakni Nabi Isa AS. Ibnu Samirah tidak mau langsung bertemu atau menyatu dengan umat Nabi Isa seperti ketika dengan Nabi Musa dahulu. Ia mengirim seorang utusan sementara ia menunggu di luar, dengan sebuah pesan kepada Nabi Isa AS, “Jika engkau benar-benar seorang nabi, katakan kepadaku siapa yang di luar?”



Ketika utusan itu menghadap Nabi Isa dan menyampaikan pesan tersebut, sejenak Nabi Isa terdiam, kemudian beliau bersabda, “Wahai saudaraku, katakan kepada orang yang mengutusmu itu, bahwa Allah yang Maha Perkasa dan Maha Agung menerima taubat dan mengampuni semua dosa hamba-Nya, jika hamba tersebut mau bertaubat dan mengesakan Allah maka ia benar-benar akan kembali (suci). Allah-lah yang melindungi anak kecil yang sedang tidur dari kekejaman penguasa, Dia-lah pula yang memeliharanya di pulau tempat tinggal binatang raksasa ketika ia masih kecil. Dia-lah yang mengajarkan kepadanya Keesaan Allah dan shalat melalui tulisan kepercayaan-Nya Jibril. Dia Maha Kuasa untuk memaafkan fitnah yang dibuatnya kepada Bani Israil, asalkan dia beriman kepada al Masih ar Rabb (yakni Nabi Isa AS), dan kepada kitab Injil yang diturunkan kepadanya..!!”



Setelah mendengar jawaban tersebut dari orang yang diutusnya, Ibnu Samirah segera berlalu pergi. Tampaknya pengalaman pahit ketika bertemu dengan Nabi Musa membuatnya jengah untuk bertemu dan bergaul dengan Nabi Isa, apalagi tidak niatan sama sekali dalam hatinya untuk bertaubat. Maka ia melanjutkan ‘tradisi’ pengembaraannya dari satu negeri ke negeri lainnya. Kalau ada suatu tempat yang belum pernah dikunjunginya, maka ia akan segera menuju ke tempat itu. Setelah berabad-abad tanpa ia menyadarinya, kerinduannya kepada pulau tempat al Jassasah itu muncul juga, dan ia mengarahkan perahunya ke sana.



Ibnu Samirah menambatkan perahunya dan berjalan menuju gua tempat tinggalnya dulu. Tetapi tiba-tiba muncul al Jassasah menghalangi jalannya, binatang raksasa berbulu tebal ‘teman’ masa kecilnya itu tidak sendirian. Ada duapuluh orang berwajah seperti matahari, tingginya seperti pepohonan dan masing-masing dari mereka membawa semacam rantai besi bercampur baja yang mengkilat laksana emas. Ibnu Samirah yang mempunyai pengetahuan luas tentang berbagai macam barang tambang di bumi, sepertinya tidak mengenali jenis logam tersebut.



Tiba-tiba saja ia merasakan suatu ketakutan amat dalam sehingga tubuhnya menggigil. Padahal selama ini ia tidak pernah merasa takut kepada apapun dan siapapun, termasuk ketika ia menghadapi Nabi Musa AS, setelah fitnah yang dikobarkannya lewat patung emas anak sapi yang sempat menjadi sesembahan Bani Israil. Ketakutan yang pertama kali dirasakannya itu membuat ia lupa jati dirinya, lupa pada kecerdikannya, kekuatannya, kesombongannya, ambisinya dan lupa pada semua kelebihannya yang selama ini menjadi andalannya. Dengan terbata-bata ia berkata, “Apa ini? Siapa mereka? Bagaimana mereka sampai di sini?”



Al Jassasah berkata dengan tegas, “Wahai orang yang paling bodoh, engkau telah menyia-nyiakan dua kesempatan (untuk bertaubat, yakni ketika bertemu dengan Nabi Musa AS dan Nabi Isa AS), dan kini tidak tersisa lagi bagimu kecuali janji terakhir!!”



Belum sempat Ibnu Samirah berkata atau berbuat apapun, duapuluh orang berwajah cahaya itu menyerangnya dan ia langsung pingsan karena takutnya. Ketika terbangun, ia telah berada di dalam gua, kaki dan tangannya terbelenggu dengan rantai yang cukup panjang sehingga ia bisa bergerak leluasa di dalam gua tersebut. Ketika ia mencoba mengerahkan kekuatan dan ilmunya untuk membuka/mematahkan rantai tersebut, tampaknya sia-sia saja. Padahal berbagai jenis logam di bumi dengan mudah ‘dikendalikan’ dengan ilmu dan kekuatannya.



Al Jassasah yang juga berada di dalam gua itu, setelah melihatnya putus asa dengan segala upayanya, berkata dengan tegas kepadanya, “Wahai Dajjal masa depan, sekarang engkau berada di zaman penutup para nabi, kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW. Ia telah lahir beberapa hari yang lalu ketika engkau berada di tengah lautan. Engkau berada di penghujung akhir zaman di bumi. Janji Allah telah datang masanya, engkau tidak akan terlepas dari belenggumu itu kecuali jika telah kekasih Allah, Muhammad SAW telah wafat, berpulang ke hadirat Yang Maha Tinggi. Sedangkan tanda keluarmu sebagai orang yang paling sombong di muka bumi adalah terputusnya pohon kurma Baisan (dari berbuah), berkurangnya air danau Thabariyah, mengeringnya mata air Zhugar, dan banyak terjadinya gempa bumi yang dahsyat…!!”



Setelah itu al Jassasah meninggalkannya sendiri. Sesekali ia datang ke dalam gua membawa berbagai buah-buahan, tetapi tidak pernah berbicara atau menjawab ketika diajak bicara, kecuali hanya pandangan keprihatinan. Beberapa puluh tahun berselang, sekelompok orang dari Palestina terdampar di pulau itu karena perahunya mengalami kerusakan. Mereka itu adalah Tamim ad Daari, seorang pendeta Nashrani dan teman-temannya, yang sempat melakukan pembicaraan dengan Ibnu Samirah atau calon Dajjal ini, dan akhirnya memeluk Islam dan menjadi salah seorang sahabat Nabi SAW.



Dalam versi Syech Muhammad Isa Dawud ini, setelah Rasulullah SAW wafat, belenggu Ibnu Samirah atau Dajjal tersebut tiba-tiba melunak dan dengan mudah ia melepaskan diri. Ia segera keluar dari pulau tersebut dan sepertinya ia tidak pernah ingin kembali lagi ke pulau tersebut setelah ‘pengalaman pahit’ 63 tahun (qomariah/hijriah atau 61 tahun masehi) terbelenggu dalam keadaan lemah tak berdaya. Tak lupa al Jassasah mengantar kepergiannya dengan doa laknat sebagaimana laknat yang ditimpakan Allah kepada Iblis. Ia kemudian melanjutkan kebiasaannya melanglang buana ke seluruh penjuru dunia, khususnya negeri-negeri yang belum pernah dikunjunginya.



Dalam versi lainnya, yakni pengajian dari para ulama yang pernah saya dengar, belenggu Dajjal sebenarnya belum terlepas sampai saat ini. Setiap saat ia ‘menggerogoti’nya agar belenggu itu terlepas, tetapi bersamaan dengan itu, setiap kali adzan dikumandangkan, belenggu itu makin kuat dan makin menebal lagi. Tetapi Dajjal tidak pernah beristirahat dan putus asa untuk berusaha memutuskan belenggu tersebut. Jika suatu saat nanti di bumi tidak ada lagi yang mengumandangkan adzan, tidak ada lagi yang menguatkan belenggu Dajjal dan ia akan terlepas dan menyebarkan fitnah ke seluruh penjuru dunia. Namun untuk kisah versi yang ini, saya belum menemukan rujukan kitabnya. Wallahu ‘Alam.(Ibnu Ghufron)


Asal-Usul Keluarga dajjal



Dajjal adalah seorang manusia dari keturunan Yahudi. Dia bukan Jin atau apa jua makhluk lain selain ia sebagai manusia yg ditangguhkan ajalnya “Minal Munzharin” seperti halnya Nabi Isa as yg di angkat oleh Allah swt ke atas langit dan ditangguhkan kematiannya sehingga beliau nantinya turun semula ke atas muka bumi ini lalu beliau akan mati dan di kuburkan di Madinah AlMunawwarah. Sama juga halnya dgn Nabi Khidhir, para malaikat dan Iblis yg di tangguhkan kematian sehingga kiamat nanti.



Dajjal; ayahnya seorang yg tinggi dan gemuk. Hidungnya seperti Paruh burung (kebiasaannya orang Yahudi memang berhidung sebegini). Sedangkan Ibunya pula seorang perempuan gemuk dan banyak dagingnya. Menurut Imam Al Barzanji ada pendapat mengatakan bahawa asal keturunan bapanya ialah seorang Dukun Yahudi yg di kenali dgn “syaqq” manakala ibunya adalah dari bangsa Jin. Ia hidup di zaman Nabi Sulaiman a.s dan mempunyai hubungan dengan makhluk halus. Lalu oleh Nabi Sulaiman ia akhirnya ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Walau bagaimanapun kelahiran dan kehidupan masa kecil tidak diketahui dgn jelas.



Asal-Usul Keluarga dajjal


Sifat Badannya



Hadis Huzaifah r.a katanya: Rasulullah s.a.w. telah bersabda: Dajjal ialah orang yang buta sebelah matanya iaitu sebelah kiri, lebat (panjang) rambutnya serta dia mempunyai Syurga dan Neraka. Nerakanya itu merupakan Syurga dan Syurganya pula ialah Neraka (Hadis Sahih Muslim)



Ada beberapa ciri perawakan Dajjal yg disebutkan dalam Hadis Rasulullah S.a.w, diantaranya: Seorang yg kelihatannya masih muda, berbadan besar dan agak kemerah-merahan, rambutnya kerinting dan tebal. Kelihatan dari belakang seolah-olah dahan kayu yg rimbun.



Dan tandanya yg paling ketara sekali ada dua;



Pertama: Buta mata kirinya dan kelihatan seperti buah kismis yg kecut, manakala mata kanannya tertonjol keluar kehijau-hijauan berkelip-kelip laksana bintang. Jadi kedua-dua matanya adalah cacat.



Kedua: Tertulis didahinya tulisan “Kafir (Kaf-Fa-Ra)”. Tulisan ini dapat dibaca oleh setiap org Islam, sama ada ia pandai membaca atau tidak. Mengikut hadis riwayat At-Thabrani, kedua-dua tanda ini menjelma dalam diri Dajjal setelah ia mengaku sebagai Tuhan. Adapun sebelum itu, kedua-dua tanda yang terakhir ini belum ada pada dirinya.



Dan selanjutnya kita dapat mengetahuinya dari kisah Tamim Ad Dari yang telah bertemu dengan Dajjal itu di sebuah pulau.



Tempat Tinggalnya Sekarang



Menurut riwayat yg sahih yg disebutkan dalam kitab “Shahih Muslim”, bahawa Dajjal itu sudah wujud sejak beberapa lama. Ia dirantai di sebuah pulau dan ditunggu oleh seekor binatang yg bernama “Al-Jassasah”. Terdapat hadis panjang mengenainya. Daripada Hadis ini jelaslah bagi kita bahawa Dajjal itu telah ada dan ia menunggu masa yg diizinkan oleh Allah swt utk keluar menjelajah permukaan bumi ini dan tempat “transitnya” itu ialah di sebelah Timur bukan di Barat.



Ada pendapat mengatakan sekarang Dajjal tinggal di kerajaan iblis dan jin di Segitiga Bermuda dan selalu keluar dengan menaiki kenderaan piring terbang yang dikenali umum sebagai UFO dan sentiasa berurusan dengan pemimpin-pemimpin besar dunia. Akhir-akhir ini, pernah juga kelihatan piring-piring terbang UFO ini muncul di bandar Vatican (pusat Katolik dunia), Rome, Italy.



Berapa lama ia akan hidup setelah kemunculannya



Dajjal akan hidup setelah ia memulakan cabarannya kepada umat ini, selama empat puluh hari sahaja. Namun begitu, hari pertamanya adalah sama dgn setahun dan hari kedua sama dengan sebulan dan ketiga sama dengan satu minggu dan hari-hari baki lagi sama seperti hari-hari biasa. Jadi keseluruhan masa Dajjal membuat fitnah dan kerosakan itu ialah 14 bulan dan 14 hari. Dalam Hadis riwayat Muslim ada disebutkan:



Kami bertanya: “Wahai Rasulullah! Berapa lamakah ia akan tinggal di muka bumi ini? Nabi saw, menjawab: Ia akan tinggal selama empat puluh hari. Hari yg pertama seperti setahun dan hari berikutnya seperti sebulan dan hari ketiga seperti seminggu. Kemudian hari yg masih tinggal lagi (iaitu 37 hari) adalah sama seperti hari kamu yg biasa.



Lalu kami bertanya lagi: Wahai Rasulullah saw! Di hari yg panjang seperti setahun itu, apakah cukup bagi kami hanya sembahyang sehari saja (iaitu 5 waktu sahaja).
 Nabi saw menjawab: Tidak cukup. Kamu mesti mengira hari itu dgn menentukan kadar yg bersesuaian bagi setiap sembahyang..” [Ikut kiraan ~ ikut Jam, sdgkan Waktu Nabi bersabda itu tidak ada lagi Jam yg tercipta..Subhanallah]



Maksud sabda Rasulullah SAW, ini ialah supaya kita mengira jam yg berlalu pada hari itu. Bukan mengikut perjalanan matahari seperti biasanya kita lakukan. Misalnya sudah berlalu tujuh jam selepas sembahyang Subuh pada hari itu maka masuklah waktu sembahyang Zohor, maka hendaklah kita sembahyang Zohor, dan apabila ia telah berlalu selepas sembahyang Zohor itu tiga jam setengah misalnya, maka masuklah waktu Asar, maka wajib kita sembahyang Asar. Begitulah seterusnya waktu Sembahyang Maghrib, Isyak dan Subuh seterusnya hingga habis hari yg panjang itu sama panjangnya dgn masa satu tahun dan bilangan sembahyang pun pada sehari itu sebanyak bilangan sembahyang setahun yg kita lakukan. Begitu juga pada hari Kedua dan ketiga.


FITNAH DAJJAL


Dajjal telah diberi peluang oleh Allah swt utk menguji umat ini. Oleh kerana itu, Allah memberikan kepadanya beberapa kemampuan yg luar biasa. Di antara kemampuan Dajjal ialah:



1. Segala kesenangan hidup akan ada bersama dengannya. Benda-benda beku akan mematuhinya – Sebelum kedatangan Dajjal, dunia Islam akan diuji dahulu oleh Allah dgn kemarau panjang selama 3 tahun berturut-turut. Pada tahun pertama hujan akan kurang sepertiga dari biasa dan pada tahun kedua akan kurang 2/3 dari biasa dan tahun ketiga hujan tidak akan turun langsung. Umat akan dilanda kebuluran dan kekeringan. Di saat itu Dajjal akan muncul membawa ujian. Maka daerah mana yg percaya Dajjal itu Tuhan, ia akan berkata pada awan: Hujanlah kamu di daerah ini! Lalu hujan pun turunlah dan bumi menjadi subur. Begitu juga ekonomi, perdagangan akan menjadi makmur dan stabil pada org yg bersekutu dgn Dajjal. Manakala penduduk yg tidak mahu bersukutu dgn Dajjal, mereka akan tetap berada dlm kebuluran dan kesusahan.



Dan ada diriwayatkan penyokong Dajjal akan memiliki segunung roti (makanan) sedangkan org yg tidak percaya dengannya berada dalam kelaparan dan kebuluran. Dalam hal ini, para sahabat Rasullullah s.a.w. bertanya:
 ”Jadi apa yg dimakan oleh org Islam yg beriman pada hari itu wahai Rasulullah?”  
Nabi menjawab: “Mereka akan merasa kenyang dengan bertahlil, bertakbir, bertasbih dan bertaubat. Jadi zikir-zikir itu yg akan menggantikan makanan.” HR Ibnu Majjah



2. Ada bersamanya seumpamanya Syurga dan Neraka – Di antara ujian Dajjal ialah kelihatan bersama dengannya seumpama syurga dan neraka dan juga sungai air dan sungai api. Dajjal akan menggunakan kedua-duanya ini untuk menguji IMAN Org ISLAM kerana hakikat yg benar adalah sebalik dari apa yg kelihatan. Apa yg dikatakan Syurga itu sebenarnya Neraka dan apa yg dikatakannya Neraka itu adalah Syurga.



Secara analoginya kita lihat sekarang, syurga dunia seperti maksiat dan hiburan tanpa batasan adalah ibarat syurga. Dan mereka yang terpengaruh dengannya akan berseronok dan puas dengan hiburan-hiburan tersebut seperti hidup di dalam syurga. Juga keluarnya bermacam alat – alat canggih seperti komputer, handphone, mp3 player, video player dan camam2 lagi. Menunjukkan semua ini ibarat syurga dunia, yang sebenarnya adalah jalan ke neraka jika kita terlampau leka dan terpesona dengannya.



Dan kehidupan yang tidak bermewah, tidak berhibur dan berseronok adalah ibarat berada dalam neraka dunia sekarang. Sehinggakan mereka yang sudah biasa berseronok akan merasa boring dan tidak puas hati jika tidak dapat berhibur, berseronok dan menikmati kemewahan duniawi. Sedangkan kehidupan yang seperti neraka dunia itu lah yang boleh membuka jalan ke syurga iaitu kehidupan yang serba sederhana, qana’ah dan zuhud dengan dunia.



3. Kepantasan perjalanan dan Negeri-Negeri yang tidak dapat dimasukinya – Kepantasan yg dimaksudkan ini tidak ada pada kenderaan orang dahulu. Kalau hari ini maka bolehlah kita mengatakan kepantasan itu seperti kepantasan jet-jet tempur yg digunakan oleh tentera udara atau lebih pantas lagi daripada kenderaan tersebut sehinggakan beribu-ribu kilometer dapat ditempuh dalam satu jam”… Kami bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana kepantasan perjalanannya di atas muka bumi ini? Nabi menjawab: “Kepantasan perjalanannya adalah seperti kepantasan “Al Ghaist” (hujan atau awan) yang dipukul oleh angin yang kencang.” HR Muslim



Dan ada lagi kenderaan yang lebih pantas dari jet, yang dapat bergerak sepantas cahaya iaitu piring terbang. Mengikut gambar-gambar yang dapat dirakam oleh NASA dan bukti-bukti dari banyak pihak, memang mereka dapat bergerak selaju cahaya dan menghilang dengan sekelip mata.



Namun demikian, Dajjal tetap tidak dapat memasuki dua Bandar suci umat Islam iaitu Makkah Al Mukarramah dan Madinah Al Munawwarah.



4. Bantuan Syaitan-Syaitan untuk memperkukuhkan kedudukannya – Syaitan juga akan bertungkus-lumus membantu Dajjal. Bagi syaitan, inilah masa yg terbaik utk menyesatkan lebih ramai lagi anak cucu Adam a.s.



Syaitan-syaitan dari jin dan juga manusia akan berusaha membantunya, kerana mereka ingin mewujudkan satu pemerintahan di muka bumi ini. Iaitu pemerintahan sebuah kerajaan yang akan diperintah oleh Lucifer (IBLIS). Dan gerakan yang mewakili syaitan-syaitan dari kalangan manusia ini dikenali sebagai gerakan Illuminati yang pecahan-pecahannya terdiri dari banyak kumpulan seperti Skull and Bones, Freemasons, Bohemian Grove, The Bilderberg Group, The Trilateral Commission, The Council on Foreign Relations dan beberapa lagi pertubuhan-pertubuhan rahsia.


Dajjal Akan Muncul dari Khurasan, Iran
(tempat asal Dajjal)



Di akhir zaman Dajjal akan muncul dari Khurasan di Iran. Ketika baru keluar/terlepas dari belenggunya tinggi Dajjal hanyalah sepuluh dzira’. Pada mulanya tingkah laku Dajjal layaknya tingkah laku orang-orang saleh, iaitu menyeru kepada kebajikan, hingga kerana itu banyak orang yang terkagum-kagum kepada akhlaknya.



Tapi lama kelamaan Dajjal pun mengaku sebagai Nabi. Maka mendengar pengakuan itu orang-orang yang beriman kepada Allah pun berpaling darinya, sebab kaum yg beriman mengetahui benar bahawa sesudah Nabi Muhammad saw tak akan pernah lagi Allah mengutus seorang nabi baru.



Akhirnya, ketika perjalanan Dajjal sampai ke Khillah, iaitu sebuah jalan yg terletak antara Iraq dan Syam, dia pun menggembar-gemburkan kiri kanan menyatakan bahawa dirinya adalah tuhan yang dapat menghidupkan dan mematikan, ditambah lagi dengan menunjukkan kemampuannya mengadakan kejadian-kejadian yang menyalahi keadaan normal. Sejak itu orang-orang mu’min semakin menjauh darinya dan menolak mengakui Dajjal sebagai tuhan.



“wa man qaala fid dun-ya yaraahu bi ‘ainihi fa dzaalika zindiiqun thaghaa wa tamarrada”. Siapapun yg mengaku di dunia ini telah melihat Tuhan dgn matanya, maka dia telah menjadi zindiq, keluar batas, dan jatuh ke dalam kesesatan.



(Mundzir Nadzir: Fafirruu ila Allah: hal.29 s/d hal 30). Maktabah Muhammad bin Ahmad bin Nabhaan wa Aulaaduhu. Surabaya, Indonesia. 1956 M / 1375 H.


Tempat bermulanya fitnah Dajjal



Agaknya menarik perhatian sekali bahawa menurut Hadits Tamim Dari, Dajjal tinggal di sebuah pulau yang letaknya di sebelah Barat Syria, sedang tempat munculnya dikatakan oleh Hadits lain, berada di Timur. Lengkapnya, Hadits itu maksudnya:



“Tidak! Ia (Dajjal) akan muncul disebelah Timur; tidak, ia akan muncul di sebelah Timur; tidak, ia akan muncul di sabelah Timur” (Kanzul-’Ummal jilid VII, halaman 2988).



Dan ada satu hadith lain yang bermaksud;



“Nabi Muhammad SAW menunjuk hampir dua puluh kali ke arah Timur” (Kanzul-’Ummal, jilid VIl, halaman 2991 ).



Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim mengatakan:
 “Tidak ! Ia akan muncul di Timur” diikuti dengan kalimat:
 “Beliau menunjuk dengan tangannya ke arah Timur”. 
 Jadi jika di suatu Hadits dikatakan bahawa tempat tinggal Dajjal ialah sebuah pulau di Barat, tetapi di lain Hadits diterangkan bahawa tempat munculnya Dajjal, atau lebih tepat lagi,  tempat munculnya fitnah Dajjal ialah di Timur.



Ini menunjukkan bahawa merajalelanya Dajjal akan membahayakan bangsa-bangsa di Timur. Adapun kenyataan yang tak dapat dibantah lagi, bahawa fitnahnya Dajjal tak akan menimpa bangsanya sendiri, bahkan mereka akan memperolehi keuntungan dari hasil porak-peranda di Timur. Jadi yang dimaksud munculnya Dajjal di Timur ialah merajalelanya fitnah Dajjal di negara-negara Timur dengan jalan memperbudakkan penduduknya, baik secara jasmani mahupun rohani, lahiriyah mahupun batiniyah.



Menurut apa yang diterangkan dalam Hadits, terang sekali bahawa pada zaman Nabi, Dajjal itu sudah ada, akan tetapi pada waktu itu tangan dan kakinya dirantai. Inilah gambaran yang sebenarnya bagi bangsa-bangsa Eropa pada waktu itu. Mereka mengurung diri dalam tanah air mereka sendiri, lalu pada suatu ketika, mereka mengalir ke seluruh dunia untuk menakluki dan menjajah negara-negara lain, sehingga mereka benar-benar menguasai, atau setidak-tidaknya memaksakan pengaruhnya terhadap negara-negara itu, sehingga gerak-geri negara-negara itu dipimpin dan diawasi oleh bangsa-bangsa Eropa.



Itulah sebabnya mengapa di dalam Hadits diterangkan bahawa Dajjal mengaku Tuhan, kerana segala sesuatu di dunia dikerjakan menurut perintah Dajjal, seakan-akan dialah yang menguasai dan menentukan nasib bangsa-bangsa lain. Inilah apa pula yang dimaksud oleh Hadits lain yang menerangkan bahawa Dajjal ialah yang menentukan hidup-matinya orang-orang. Dengan perkataan lain, Dajjal akan meninggikan dan merendahkan darjat bangsa-bangsa lain menurut apa yang dianggap sesuai dengan tujuannya.



Dalam Sahih Muslim ada sebuah Hadits yg bermaksud: 

“Sejak terciptanya manusia hingga datangnya Hari Kiamat, tak ada fitnah lebih besar daripada fitnahnya Dajjal” (Misykat, hal. 472).



Kata-kata seperti itu, terdapat pula dalam kitab Hadits yang lain. Misalnya, dalam sebuah Hadits, Nabi SAW diriwayatkan bersabda sbb :
 “Wahai manusia ! Semenjak Allah menciptakan bani Adam, tak ada fitnah di muka bumi yang lebih besar dari pada fitnahnya Dajjal” (Kanzul-’Ummal, jilid VII, halaman 2028).



Hadits-hadits tersebut membuktikan bahawa fitnahnya Dajjal itu tiada lain ialah merejalelanya Imperialis Eropah (Amerika Syarikat dan sekutu-sekutunya) sekarang ini dan menangnya agama Nasrani. Kenyataan menunjukkan bahawa sejarah ummat manusia tak dapat mempertunjukkan fitnah lain yang besarnya seperti itu.



Memang dalam sejarah pernah terjadi suatu bangsa menundukkan bangsa lain dan menguasai aspek kehidupan mereka, tetapi contoh tentang penjajahan yang menyeluruh seperti yang kita saksikan sekarang ini berupa merajalelanya imperialis dan kebudayaan Eropah di seluruh dunia, belum pernah terjadi. Daratan dan lautan semuanya dikuasai oleh imperialis Eropah.



Demikian pula kita tak dapat menemukan persamaannya tentang cara-cara kaum imperialis Barat memperhambakan bangsa-bangsa lain di dunia. Yang lebih istimewa lagi ialah bahawa mereka memiliki segala macam senjata yang dengan senjata itu, orang ramai dapat tersesat dari jalan benar dan jalan kesucian. Di sebelah sini, mereka menyesatkan orang ramai melalui sistem pendidikan, dan di sebelah sana, mereka mencapai tujuan mereka melalui penyiaran agama; kadang-kadang untuk mencapai tujuan mereka, mereka melumpuhkan jiwa manusia dengan memberikan kepada mereka kemewahan dan kesenangan jasmani; dan kadang-kadang diberikan kepada mereka hiburan-hiburan yang dapat melupakan rohani mereka sama sekali.



Sering pula ilmu pengetahuan mereka digunakan untuk menghancurkan rohani ummat manusia. Pendek kata, di seluruh sejarah manusia, fitnahnya Dajjal tak ada taranya, dan sabda Nabi SAW bahawa tak ada fitnah yang lebih besar daripada fitnahnya Dajjal, ini terpenuhi berupa merajalelanya kaum imperialis Eropah, yang bukan saja membahayakan aspek kehidupan jasmani, melainkan pula membahayakan aspek kehidupan moral dan rohani.


Berikut adalah khutbah Rasulullah SAW berkenaan Dajjal



Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata:
   “Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda:
   “Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.



“Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Iraq. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.



“Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai Nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yg benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap Mukmin yg pandai membaca atau buta huruf.



Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk.



“Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab:
 “Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?”
 Orang Arab itu akan berkata: “Tentu.”
Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya:
 “Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu.”
Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseOrang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada Orang ramai:
   “Lihatlah apa yg akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah Orang Mati tadi hidup semula. [Ramai Ulama mngatakan budak ini telah pun lahir skrg ini..MasyaAllah]

 Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya:
 “Siapa Tuhanmu?” 
Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab:
 “Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah.” 
Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk Orang yg paling tinggi darjatnya di syurga.”



Kata Rasulullah SAW lagi: “Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi.



“Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi.



“Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.



Rujukan:

1- Dajjal akan muncul dari kerajaan jin di Segitiga Bermuda – Muhammad Isa Dawud

2- Dajjal, ya’juj wa ma’juj – Maulana Muhammad Ali


Kisah Matinya Dajjal di Tangan Nabi Isa

Nabi Isa merupakan nabi yang diutus Allah untuk berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Ia merupakan salah satu nabi yang termasuk dalam daftar Ulul Azmi. Di dalam Al Quran, nama nabi Isa disebutkan sebanyak 25 kali. Dalam menjalankan tugas kenabiannya nabi Isa mendapat banyak sekali penolakan dari kaum Bani Israil.



Dalam agama Islam, nabi Isa dipercaya memiliki mukjizat yang sangat luar biasa yang diberikan Allah kepadanya. Mukjizat nabi Isa antara lain adalah berbicara sewaktu masih bayi dalam peraduan, memberikan nyawa/kehidupan pada burung yang terbuat dari tanah liat, menyembuhkan orang yang terkena lepra, menyembuhkan orang tuna netra, membangkitkan orang mati dan meminta makanan dari surga atas permintaan murid-muridnya. Semua itu atas kehendak Allah SWT, Tuhan semesta alam.



Namun, dalam menjalankan misi kenabiannya, nabi Isa mendapatkan banyak pertentangan. Hingga pada suatu saat, orang-orang Yahudi mencari dan berniat akan membunuh Isa. Namun atas kuasa Allah, sehingga mereka tidak berhasil membunuh dan menyalibkannya. Isa diselamatkan oleh Allah dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. Al Qur'an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.



"dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa." [An-Nisa' ayat 157]



"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [QS. An-Nisa' ayat 158]



Setelah di angkat ke langit, Nabi Isa akan turun kembali ke bumi dan akan menjalankan misinya kembali. Yaitu sebagai juru selamat yang menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal dan membersihkan segala penyimpangan agama, ia akan bekerjasama dengan Imam Mahdi memberantas semua musuh-musuh Allah.



Saat Isa turun ke bumi kaum muslimin pun telah bersiap untuk memerangi Dajjal. Saat itu, shalat masih ditegakkan. Isa bin Maryam pun melaksanakan shalat di belakang orang sholeh kaum muslimin. Ketika Dajjal mengetahui turunnya Isa, ia akan melarikan diri. Lantas Isa menjumpai Dajjal di Baitul Maqdis dan kaum muslimin pun mengepungnya.



Kemudian, nabi Isa memerintahkan kaum muslimi untuk membuka pintu. Kaum muslimin melaksan perintah tersebut, dan ternyata di balik pintu tersebut terdapat Dajjal, lantas Dajjal pun berlari ketakutan. Kemudian nabi Isa menemukan Dajjal di Gerbang Lud, disitulah nabi Isa akan menaklukkan Dajjal dan pengikutnya dari orang-orang Yahudi.



Mengenai kisah dibunuh Dajjal oleh Nabi Isa diterangkan di antaranya dalam dua hadits berikut.



Dari Abdullah bin Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
   "Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas'ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu selama tujuh tahun, manusia tinggal dan tidak ada permusuhan di antara dua Orang pun. Kemudian Allah mengirim angin sejuk dari arah Syam lalu tidak tersisa seOrang yg dihatinya ada kebaikan atau keimanan seberat biji sawi pun yg tersisa kecuali mencabut nyawanya" [HR. Muslim]


Dalam riwayat Ahmad, dari Aisyah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
 "Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku. Sesungguhnya Rabb kalian tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbahan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu. Pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota palestina di pintu Lud." 
Sesekali Abu Daud berkata, "Hingga Dajjal datang (tiba) di Palestina di pintu Lud, lalu Isa 'alaihis salam turun dan membunuhnya, kemudian Isa 'alaihis salam tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil." [HR. Ahmad]


Dajjal The Series #1 (Mereka sedang berkeliaran Menipu Umat Manusia)



Dajjal The Series #2 (Inilah Pulau dimana Dajjal diLepas)



Dajjal The Series #3 (Akhirnya Terlihat..!)



Dajjal the Series #4 (Ini Cara Mereka Menguasai Dunia)



DTS #5 (kebangkitan Kaki tangan Dajjal, Pembangunan Kuil Sulaiman)



DTS Final Episode #6 (Persiapkan diriMu utk kedatangannya..!)


 WallahHu'Alam.




SEMINAR TERLENGKAP AKHIR ZAMAN. PART. 1/8 | BANJARMASIN | UST. ZULKIFLI MUHAMMAD ALI, LC., MA.

 ~*~*~*~*~*~*~*~

24 Protokol Zionis 



 24 Protokol Zionis

Jewish Peril
1. Cara memerintah sebaik-baiknya ialah dengan menggunakan kekerasan dan keganasan bukan dengan perbincangan ilmiah. Hak itu terletak kepada kekuatan. Siapa kuat, dialah berhak, kerana dalam hukum alam, kebenaran terletak dengan kekuatan. Sesungguhnya politik tidak sesuai dengan akhlak. Pemerintah yang berpandukan moral bukanlah ahli politik yang bijak. Merekayang ingin memerintah, mestilah pandai menggunakan tipu helah dan matlamat menghalalkan cara. Minuman keras haruslah digunakan untuk mencapai tujuan itu.

2. Bantuan-bantuan yang diberikan oleh bangsa yahudi melalui agen-agen Yahudi akan memperkuatkan kaum yahudi. Yahudi akan memerintah bangsa lain seperti bangsa itu memerintah negaranya sendiri, tanpa disedari bahawa mereka telah berada di bawah genggaman yahudi. Ketua pentadbir yang dilantik untuk mengatur pentadbiran negara, mestilah terdiri daripada orang-orang yang berjiwa budak, yang mudah diarah untuk kepentingan Yahudi. Melalui akhbar, Yahudi menggerakkan fikiran orang ramai serta mengambil kesempatan untuk mendapatkan emas, meskipun dari lautan darah dan airmata. Pengorbanan adalah perlu, kerana setiap nyawa dikalangan yahudi berharga seribu orang bukan Yahudi.

3. Yahudi akan menjadikan negara bukan Yahudi, sebagai gelanggang pertelagahan manusia yang boleh membawa huru hara, seterusnya menyebabkan kemerosotan ekonomi. Yahudi akan berlagak sebagai penyelamat dengan mempelawa masuk ke'pasukan kita' iaitu Sosialis, komunis dan lain-lain yang dapat memberi ruang kepada Yahudi untuk menguasai bangsa bukan Yahudi. Dalam alam fikiranYahudi, wajib ditanam perasaan bahawa semua haiwan itu (bukan bangsa Yahudi) akan tidur nyenyak apabila kenyang dengan darah. Ketika itulah senang bagi Yahudi memperhambakan mereka.

4. Bangsa Yahudi mestilah menghapuskan segala bentuk kepercayaan agama serta mengikis daripada hati orang bukan Yahudi prinsip ketuhanan dan menggantikannya dengan perkiraan ilmu hisab serta lain-lain keperluan kebendaan. Fikiran orang bukan Yahudi mestilah dialihkan ke arah memikirkan soal perdagangan dan perusahaan supaya mereka tidak ada masa untuk memikirkan soal-soal musuh mereka. Akhirnya segala kepentingan akan jatuh ke tangan Yahudi.

5. Sekiranya ada di kalangan orang bukan Yahudi cuba mengatasi bangsa Yahudi dari segi sains, politik dan ekonomi, maka bangsa Yahudi mestilah menyekat mereka dengan cara menimbulkan pelbagai bentuk perselisihan sehingga wujud konflik sesama mereka. Kesannya, mereka mengambil keputusan untuk tidak mencampuri permasalahan tersebut kerana ianya hanya difahami oleh orang-orang yang memimpin rakyat sahaja.

6. Untuk memusnahkan perusahaan bangsa bukan Yahudi, ialah dengan cara merosakkan sumber pengeluaran dengan memupuk tabiat membuat kejahatan dan meminum minuman keras di kalangan pekerja, serta mengambil langkah menghapuskan orang orang terpelajar dari kalangan bangsa bukan Yahudi. Semua bangsa bukan Yahudi mestilah dipastikan menduduki mertabat kaum buruh yang melarat.

7. Orang-orang Yahudi wajib menabur fitnah supaya timbul kekacauan, pertelagahan dan permusuhan di kalangan manusia. Bila timbul penentangan terhadap bangsa Yahudi, maka wajiblah orang Yahudi menyambutnya dengan peperangan secara total di seluruh dunia.

8. Pemerintah Yahudi akan dikelilingi oleh segolongan besar ahli-ahli ekonomi dan orang Yahudi sendiri akan dikelilingi oleh ribuan ahli-ahli korporat, jutawan dan usahawan.

9. Yahudi akan mendirikan kerajaan diktator dengan membuat dan melaksanakan undang-undang yang tegas, iaitu undang-undang yang akan membunuh tanpa pengampunan. Yahudi akan merosakkan moral pemuda-pemuda bukan Yahudi dengan menanamkan teori-teori palsu dan ilmu-ilmu yang batil.

10. Yahudi akan membawa masuk racun 'Liberalisma' ke dalam negara-negara yang bukan Yahudi supaya menggugat kestabilan politik. Pilihanraya diatur supaya boleh memberi kemenangan kepada pemimpinpemimpin yang dapat bertugas sebagai agen yahudi dalam melaksanakan rancangan rancangan Yahudi.

11. Bangsa Yahudi menyifatkan diri mereka sebagai serigala dan bangsa lain sebagai kambing. Bagi mereka, Yahudi merupakan bangsa yang terpilih dan mereka bertebaran ke atas muka bumi ini sebagai satu rahmat. Berada diperantauan atau negara asing yang nampak sebagai kelemahan, sebenarnya mencerminkan kekuatan yang dapat membawa bangsa itu ke pintu kekuatan di seluruh dunia.

12. Yahudi akan mengubah pengertian tentang kebebasan atau kemerdekaan dengan mentafsirkan istilah itu sebagai mengamalkan apa-apa yang diperkenalkan atau dibenarkan oleh undang-undang sahaja. Kalau bangsa bukan Yahudi diberi permit menerbitkan sepuluh akhbar atau majalah, maka bangsa Yahudi mesti menerbitkan 30 akhbar atau majalah. Perkara ini amat penting kerana ia adalah alat untuk mengubah fikiran rakyat.

13. Bagi memastikan kejayaan usaha-usaha memonopoli dan mempercepatkan proses keruntuhan, maka bangsa Yahudi hendaklah menghapuskan golongan korporat dari bukan bangsa Yahudi di samping mengadakan spekulasi dan menyebarkan projek mewah, pesta-pesta serta pelbagai bentuk hiburan lain di kalangan bangsa bukan Yahudi kerana semua ini akan menelan kekayaan mereka. Untuk mengalih perhatian orang bukan Yahudi daripada memikirkan persoalan politik, maka agen Yahudi hendaklah membawa mereka kepada kegiatan-kegiatan hiburan, olahraga, pesta-pesta, pertandingan kesenian, kebudayaan dan lain-lain lagi.

14. Para filosuf Yunani mestilah membincangkan kekurangan-kekurangan serta mendedahkan keburukan agama-agama lain. Para penulis Yahudi harus menonjolkan tulisan-tulisan pornografi iaitu mengadakan sastera yang tidak bermakna, kotor dan keji.

15. Apabila mendapat kekuasaan, bangsa Yahudi akan membunuh tanpa belas kasihan terhadap setiap orang yang menentangnya. Setiap pertubuhan yang merancang untuk menentangnya mestilah dihukum dan ahli-ahlinya dibuang negeri. Oleh itu, mesti didirikan sebanyak-banyaknya 'FREMASONIC LODGE' iaitu tempat-tempat pertemuan rahsia orang orang Yahudi.

16. Yahudi akan mendirikan universiti mengikut rancangan yang begitu tersusun. Pensyarah-pensyarah akan mendidik dan membentuk para pemuda supaya menjadi manusia yang patuh kepada pihak berkuasa (Yahudi). Bagaimanapun, ajaran-ajaran mengenai undang-undang negeri dan politik tidak akan diajar kecuali beberapa orang sahaja yang dipilih kerana kebolehan mereka.

17. Yahudi meletakkan kehakiman dalam bidang yang sempit dan terhad. Guaman akan melahirkan orangorang kejam, tidak berperikemanusiaan dan mempunyai tabiat buruk untuk mencapai kemenangan bagi orang yang dibelanya, walaupun terpaksamenghancurkan semangat keadilan dan mengorbankan kebajikan masyarakat.

18. The Kings of Jews akan dikawal oleh pengawal pengawal rahsia, kerana orang-orang yahudi tidak akan membuka pinti kepada kemungkinan adanya perancangan untuk menentang kegiatan Yahudi.

19. Bangsa Yahudi akan membicarakan orang orang yang melakukan kesalahan politik sama seperti orang yang mencuri, membunuh dan kesalahan-kesalahan yang lain. Orang ramai akan memandang kesalahan politik itu sebagai satu kesalahan yanghina dan timbul rasa benci kepada mereka yang melakukannya.

20. Bank Antarabangsa Yahudi akan memberi pinjaman kepada bangsa bukan Yahudi dengan kadar bunga yang tinggi. Pinjaman yang sedemikian, akan menyebabkan pertambahan kadar hutang berlipat kali ganda. Ekonomi orang bukan Yahudi akan lumpuh secara outomatik kesan pertambahan hutang tersebut.

21. Yahudi menggantikan pasaran wang dengan institusi hutang kerajaan yang bertujuan untuk menetapkan nilai perusahaan mengikut pendapatan kerajaan. Institusi ini akan menawarkan pasaran 500 sijil pinjaman perusahaan dalam sehari atau membeli sebanyak itu juga. Dengan cara inilah segala perusahaan akan bergantung kepada Yahudi.

22. Untuk sampai ketujuan yang baik iaitu kekuasaan Yahudi yang berkuasa penuh dalam rangka meletakkan dunia dalam pemerintahannya, kadang-kadang kekerasan akan digunakan. Di tangan Yahudilah terletaknya pusat kekuasaan yang paling besar.

23. Orang Yahudi wajib melatih seluruh umat manusia dalam meningkatkan rasa segan dan malu agar mereka terbiasa dengan sifat patuh dan setia kepada arahan Yahudi.

24. Kerajaan tidak boleh diserahkan kepada mereka yang tidak tahu selok belok pemerintahan. Hanya mereka yang boleh menunjukkan sikap keras, kejam dan boleh memerintah dengan tegas akan menerima teraju kerajaan daripada pemimpin-pemimpin kita (Yahudi).


Sejarah Rasul & illuminati 




Sila sebarkan utk Umat Islam yg prihatin agar tidak tidur lena...



Wallahu'Alam.
Sharing is Caring..


👉Lihat di sini~  https://lading-emas.blogspot.com/2009/09/dajjal-zaman-ini-pandangan-rasulullah.html

👉Lihat di sini~  https://lading-emas.blogspot.com/2009/10/misteri-yajuj-dan-majuj.html



👉Lihat di sini~  https://lading-emas.blogspot.com/2018/10/kajian-terlengkap-seminar-akhir-zaman.html



. .

~***~LadingEMAS~***~

Monday, October 3, 2011

Yahudi menggali di bawah Masjid Al-Aqsa?

Mengapa Yahudi menggali di bawah Masjid Al-Aqsa?

Dikarang oleh Famili Ceria on Thursday, June 30, 2011
Ambillah masa membaca tentang kejadian masa lalu dan yang akan datang dan anda benar-benar tahu apa yang berlaku di Palestin pada hari ini.
Ini serius! Apa yang Zionis lakukan dan yang lebih penting anda tahu mengapa dan kenapa!

Pertama. Lihatlah pengalian dibawah Masjid Al-Aqsa...cukup cemas, bahaya dan merosakkan asas Masjidil Al-Aqsa. Jika sebelum ini anda membaca melalui portal yang berat sebelah. Kini saksikanlah sendiri kerosakan yang teruk akibat kerja pengalian ini. Keretakkan merata-rata di tiang besar, lantai dan dinding masjid yang suci bagi umat Islam.

Pihak Israel sedang menggali di bawah Masjidil Al-Aqsa. Mereka mengakui secara terbuka niat mereka untuk menghancurkan Masjidil Al-Aqsa dan di tempat ini untuk "membangkitkan semula "Temple of Solomon." iaitu Kuil Sulaiman.

Arkeologi dan ahli kaji sejarah tahu bahawa runtuhan "Kuil Sulaiman" terletak di bawah Masjidil Al-Aqsa. Kita tidak tahu berapa dalam penggalian tersebut, namun kita tidak boleh berdiam diri dan membiarkan sahaja. Ini perlu perhatian dunia Islam. Umat Islam yang berjuta-juta ramainya seperti buih dilautan berbanding yahudi laknatullah ini melarang keras kerja-kerja penggalian yang akan meruntuhkan Masjidil Aqsa suatu hari nanti iaitu Qiblat pertama bagi umat Islam sebelum Masjidil Haram.









Saudara Islam seluruh dunia harus tahu apa yang berlaku dan kesan pengalian ini! Ini satu kebenaran yang mengejutkan.






Gambar dari Kuil Zionis. Ini adalah struktur pertama kali dikembangkan oleh Zionis di depan Masjid Al-Aqsa







Imaginasi dari pelukis kesan Kuil Solomon






Gambar keretakan tiang besar, lantai dan dinding Masjidil Al-Aqsa akibat dari kerja-kerja penggalian di bawah Masjidil Al-Aqsa.









Kubah emas bukanlah Masjidil Al-Aqsa tetapi adalah Masjid Batu bergantung "DOME OF THE ROCK". Setiap kali Masjidil Aqsa diucapkan di media, mereka akan menunjukkan Masjid "Dome of the rock" sebagai Masjidil Al-Aqsa. Sehingga orang ramai tidak menyedari yang mana satu Masjidil Al-Aqsa. Penulis pun baru tahu selepas dikelirukan oleh media barat.

Ini merupakan cara ZIONIST, sehingga Masjidil Al-Aqsa dihancurkan, umat Islam tidak perasan dan tahu kehancurannya. Menjadi kewajipan umat Islam untuk tahu yang mana satu masjid yang sebenarnya.



Keretakan di laman dan di dalam masjidil Al-Aqsa. Masjid "DOME OF THE ROCK" yang dilatar belakang.






Kenapa harus dilakukan kepada Masjidil Al-Aqsa? Adakah disebabkan nilai tanahnya atau lain-lain sebab musabab yang di kehendaki oleh Yahudi!

Nabi Sulaiman A.S dan rahsia yang tertanam di bawah Masjidil A-Aqsa

• Balik kepada sejarah silam kisah Nabi Sulaiman AS atau Raja Sulaiman yang bertanggungjawab membina apa yang dikenali sebagai Kuil Sulaiman".

• Nabi Sulaiman As berbeza dari Nabi-nabi yang lain kerana baginda di beri Allah SWT boleh menguasai umat manusia, dan bangsa jin.

• Nabi Sulaiman ditugaskan dengan menyebarkan ayat-ayat Allah SWT iaitu: keyakinan dan ibadah dalam hanya SATU tuhan sahaja.

• Perkara ini menjadi perhatian Nabi Sulaiman dimana terdapat kaum-kaumnya yang kuat mengamalkan ilmu sihir dan okultisme. Baginda memerintahkan segala pengawalnya untuk pergi ke seluruh negeri dan merampas setiap buku, naskah, kitab-kitab atau laman bahawa okultisme atau yang tertulis segala ilmu sihir dimana amalan sesat ini diajar untuk berhubung dengan pemanggil roh. Ajaran ini dimana amalan iaitu berkaitan dengan jin dan setan.

• Dalam Islam kita tahu bahawa ilmu sihir adalah haram. Al-Quran mengatakan kepada kita bahawa Jin dan Manusia harus tidak boleh berhubung kait walaupun hidup di dimensi yang selari dengan manusia, tetapi tidak harus berkomunikasi dengan satu sama lain. Jin tidak dapat dilihat, mereka boleh melihat kita, tapi kita tidak dapat melihat mereka. Tidak ada perkara seperti Jin "baik" atau membantu, kerana setiap jin yang bercakap dan berinteraksi dengan manusia secara langsung dilarang oleh Allah SWT.

• Jadi arahan Nabi Sulaiman AS supaya mereka membawa kesemua buku, kitab yang berkaitan dengan ilmu sihir kepadanya, dan kemudian baginda kuburkan semua buku, kitab dan apa jua yang berkaitan dengan amalan ini dimana baginda fikirkan paling selamat iaitu tidak ada siapa yang boleh mendapatkan atau mencurinya.

• Dimana baginda menanamkan iaitu di bawah tapak kuil asas tersebut. Baginda melantik beberapa orang kesasteria yang di kenali sebagai "Knights of the temple of Solomon" (Knight Templar) untuk menjaga asas kuil Sulaiman siang dan malam.

• Kesatria melakukan ini pada awalnya. Selepas Nabi Sulaiman (AS) wafat, The Knights menemukan apa yang mereka menjaga. Mereka menyedari pentingnya maklumat ini, amalan sihir mereka berada di hujung jari mereka. Mereka mencuri dan mula berlatih. Mereka pindahkan kitab-kitab dan mula berlatih dan mengamalkan dan benar-benar jauh dari agama Nabi Musa dan Allah SWT. Dan tenggelam di bawah kuasa dan pengaruh Iblis (setan). Kerana sifat ritual mereka, mereka dengan cepat menjadi yang paling kuat dan orang-orang terkaya di negeri itu. Wawancara terbaru dengan ahli okultisme menegaskan bahawa Syaitan memberi penghargaan kepada pengikutnya dengan kekayaan dan keuntungan material di dunia ini, asalkan mereka melakukan apa saja yang ingin mereka iaitu menyebarkan rasuah, kefasikan dan kehancuran di bumi di wawancara juga mengatakan bahawa Syaitan meyakinkan mereka, melalui para imam dan pendeta tinggi, bahawa ia adalah Allah yang nyata. Dan itu ia hanya salah faham.

• Selanjutnya selama berabad-abad, naskah itu diseludup ke Eropah, dan Kesatria Templar memberi nama "Free Mason". Dengan kekuatan yang ditemui, baru mereka cepat menyebar pengetahuan ini di seluruh dunia, dalam bentuk perkumpulan rahsia.

Semua dengan satu tujuan iaitu melayani "Allah" Setan, dan untuk mempersiapkan kedatangan Dajjal bermata satu, yang mewakili setan di bumi. simbol mereka adalah piramid atasnya oleh "semua melihat" SATU mata! Perlu diketahui bahawa orang Mesir kuno juga mempunyai satu mata melihat semua yang mereka sebut Mata Ra, dan Mata Osiris. Ingat bahawa ilmu hitam adalah diajar dari orang-orang kafir dari Mesir kuno.


WARNS US AGAINST THE BEING WITH THE “ONE” EYE.


• Kalau tak percaya? Lihatlah bahagian belakang bil Dolar AS - semua melihat satu mata di sana! simbol dimerata-rata. Amerika adalah negara pertama di dunia Masonik. Ada banyak kajian yang menyokong tuntutan ini, bukti mengejutkan, wawancara, adalah "RAHSIA" pengetahuan alam semesta ini yang masyarakatnya yang memiliki tuntutan. Sebenarnya mengamal ilmu hitam iaitu ritual sihir. Ini adalah "rahsia" mereka selalu berbicara tentang menguasai masa depan anda, mencipta kekayaan dengan meminta alam semesta untuk memberikannya kepada anda rohani, tidak berugama dll. Ini adalah bertentangan dengan Islam di mana iman kita dan kepercayaan kepada Allah SWT untuk tawakal kepadaNya. Itu sebabnya sebahagian orang Islam yang murtad kerana melihat Syaitan dan Iblis merupai Nabi Isa mendatangi mereka dan menolong mereka semasa dalam kecemasan. Dan mereka mempercayai Nabi Isa AS, tetapi sebenarnya kerja-kerja setan!









Jadi jika freemason sudah mendapat hak dan kekayaan di dunia dan "harta rahsia" ini. Mengapa semua tertumpu untuk menghancurkan Masjidil Al-Aqsa?

Sebenarnya mereka sedang mempersiapkan kedatangan dewa mereka iaitu "Dajjal".

Apa yang Islam dan Nabi Muhammad SAW memperingati kita tentang kedatangan dajjal

1. Dalam Islam kita tahu Dajjal adalah Nabi palsu. Dajjal akan meniru seperti nabi sejati dalam segala hal. Nabi yang sebenar adalah Nabi Isa AS yang akan datang semula untuk memerintah dunia dari Jerusalem. Jadi disitulah di mana Dajjal akan tiba di atas tanah suci, Jerusalam.

2. Nabi Muhammad SAW berkata kepada kami bahawa Dajjal dikeluarkan dari dunia ini. Dengan demikian ia telah berada di planet ini sejak zaman RasuluLlah SAW. Kami diberitahu bahawa Dajjal akan hidup di bumi selama 40 hari (satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu, dan selebihnya seperti hari biasa Ingat 1 tahun surgawi. Adalah sama dengan 1000 tahun manusia. anda melakukan matematik). Ini membuktikan bahawa ia adalah jin yang kuat, seperti jin boleh hidup selama ribuan tahun.

3. Semua Nabi-nabi memperingatkan kaum mereka tentang Nabi palsu ini.

4. Nabi Muhammad SAW pernah memberitahu kedatangan Dajjal dan memperingatkan kita untuk mengetahui bahawa Allah SWT tidak "bermata satu". Dajjal juga akan mempunyai perkataan kafir di dahinya. Nabi Muhammad SAW juga memberi amaran, bahawa setiap Muslim setelah mendengar "kedatangan" Dajjal perlu memaling muka daripada memandang wajah Dajjal. Dan membelakangkan dan terus berjalan menjauhkan diri darinya. Tidak melihat ke arahnya, atau berjalan ke arahnya. Jangan ingin tahu dan Nabi SAW memberi amaran bahawa orang yang terkuat imannya akan diuji dan mudah boleh jatuh korban fitnah Dajjal, kerana Dajjal adalah "Master of Deception".

Zionis pernah menyebut bahawa kawasan diantara sungai Nil dan Furat sebagaimana adanya "tanah yang dijanjikan." Dajjal raja mereka, dan sesuai dengan keyakinan okultisme, mereka harus membangkitkan kuil asal baginya untuk mengambil takhtanya.

Jadi di mana kuil asal dari Zionisme?

Bukti arkeologi dan sejarah membuktikan bahawa runtuhan kuil asal Sion adalah di bawah Kuil Sulaiman. Ertinya Nabi Sulaiman AS tahu bagaimana kuasa jahat sihir ini, maka ia membina kuil pada candi zionist tersebut. Menyembah satu Allah SWT yang benar cukup kuat untuk mengelakkan setiap kejahatan yang terjadi di sana.

Ini adalah kerana mengapa yahudi/zionist ingin menghancurkan Masjidil Al-Aqsa supaya mereka dapat membangunkan semula kuil dibawah Masjidil Al-Aqsa. Satu-satunya tempat ia boleh masuk dan memerintah, adalah kuil disesuaikan dengan alam yang jahat.

• Perkara ini menjelaskan mengapa Kerajaan AS begitu baik dengan Israel. Mereka mempunyai tujuan bersama, dan kepercayaan bersama. Mereka bekerja untuk sebuah kekuatan yang jauh lebih besar, dan jauh lebih jahat dan menipu. . Inilah sebabnya mengapa dasar luar negeri mereka pro-Israel. Inilah sebabnya mengapa mereka membiarkan Palestin akan diserang berkali-kali. Mereka perlu dan niat untuk menghancurkan Masjidil Al-Aqsa. Dan inilah mengapa mereka menggambarkan orang-orang Arab dan Muslim semua sebagai pengganas. Mereka ingin mengubah dunia melawan kita dalam kebencian, kerana faktanya adalah, orang-orang yang akan terus mempertahankan Masjid Al-Aqsa adalah orang Arab! Muslim!. Muslim memahami pentingnya Masjidil Al-Aqsa, ia adalah kiblat pertama umat Islam. Oleh kerana itu orang-orang Muslim adalah musuh dajjal dan Amerika adalah murid-murid Dajjal.

Dalam Al-Quran mengatakan bahawa salah satu tanda akhir zaman sebelum kedatangan Dajjal, dan menggambarkan akhir zaman, adalah runtuhannya Masjidil Al-Aqsa yang berlaku sebagaimana yang anda baca ini.

Semoga Allah SWT melindungi kita semua dari kejahatan Dajjal dan pengikutnya. Semoga cahaya Islam bersinar terang dari sebelumnya.

Dan bukti kedatangan Dajjal dan akhir zaman adalah kehancuran Masjidil Al-Aqsa....Allah hu akbar!


MEREKA memuliakan Tuhan MEREKA yang bermata satu! Astaghfirullah!.

WallahHU'Alam.








Sesekali tu elok kita renung2kanlah...
WALLAHUA'LAM..

Petikan~ http://depalma-sp.blogspot.com/2011/06/mengapa-yahudi-menggali-di-bawah-masjid.html


Sila sebarkan utk Umat Islam yg prihatin agar tidak tidur lena...



Wallahu'Alam.
Sharing is Caring..



@@@@@@@

👉Lihat di sini~  https://lading-emas.blogspot.com/2009/09/dajjal-zaman-ini-pandangan-rasulullah.html

👉Lihat di sini~  https://lading-emas.blogspot.com/2009/10/misteri-yajuj-dan-majuj.html


👉Lihat di sini~  https://lading-emas.blogspot.com/2018/10/kajian-terlengkap-seminar-akhir-zaman.html


👉~*~ ESCHATOLOGY AKHIR ZAMAN ~*~





PERSAMAAN ISLAM n HINDU 👉 ~ https://lading-emas.blogspot.com/2016/07/bicara-persamaan-hindu-dan-islam-dr.html?m=1 


Kenali SIFAT Robb Mu 👉 https://lading-emas.blogspot.com/2010/04/sifat-20-tuhan.html

WallahuA’lam.. والله أعلم

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وسَلاٌِم عَلٓى سَيٌِدِناَ مُحَمَّدٍ ﷺ 

📮 ❤️Sharing is Caring❤️
. .

~***~LadingEMAS~***~

Wednesday, July 21, 2010

Masjid Al Aqsa

Masjid Al-Aqsa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

(Dialihkan dari Masjidil Aqsa)
Langsung ke: navigasi, cari
Masjid al-Aqsa
Al aqsa moschee 2.jpg
Letak Al-Haram asy-Syarif, Yerusalem
Koordinat geografi 31°46′35″N 35°14′8″E / 31.77639°N 35.23556°E / 31.77639; 35.23556
Afiliasi agama Islam
Distrik Kota Lama Yerusalem
Status eklesiastik Masjid
Kepemimpinan Wakaf
Deskripsi arsitektur
Jenis arsitektur Masjid
Gaya arsitektur Islam Awal
Arah facade Utara
Pembukaan tanah 685 (konstruksi pertama)
1033 (konstruksi kedua)
Tahun selesai 705 ((konstruksi pertama)
1035 (konstruksi kedua)
Spesifikasi
Kapasitas 5.000 (di dalam); 400.000 (di luar)[1]
Panjang 83 meter (272 kaki)
Lebar 56 meter (184 kaki)
Kubah 1
Menara 4
Tinggi menara 37 meter (121 kaki)
Bahan Batu kapur (tembok luar, menara, facade), stalaktit (menara), timah (kubah), marmer putih (kolom interior)
Masjid Al-Aqsha (Arab: المسجد الاقصى , Al-Masjid Al-Aqsa, arti harfiah: "masjid terjauh") adalah salah satu bangunan yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur) yang dikenal dengan nama Al-Haram asy-Syarif bagi umat Islam dan dengan nama Har Ha-Bayit (Bukit Baitallah atau Temple Mount) bagi umat Yahudi dan Nasrani.
Literatur Muslim(Al-Quran) menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW diangkat ke Sidratul Muntaha dari lokasi ini pada tahun 621 Masehi, menjadikan masjid ini sebagai tempat suci di Islam (lihat Isra' Mi'raj.)
Masjid Al-Aqsa yang dulunya dikenal sebagai Baitul Maqdis, merupakan kiblat shalat umat Islam yang pertama sebelum dipindahkan ke Ka'bah di dalam Masjidil Haram. Umat Muslim berkiblat ke Beitul Maqdis selama Nabi Muhammad mengajarkan Islam di Mekkah (13 tahun) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Medinah. Setelah itu kiblat shalat adalah Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Mekkah hingga sekarang.

Masjid Al-Aqsa saat ini adalah masjid yang dibangun secara permanen oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Kekhalifahan Umayyah (Dinasti Bani Umayyah) pada tahun 66 H dan selesai tahun 73 H. Agak berbeda dengan pengertian Masjid Al-Aqsa pada peristiwa Isra' Mi'raj (Q.S. Al Israa’:1) yaitu meliputi seluruh kawasan Al-Haram asy-Syarif.

Pembakaran Masjid Al-Aqsa pada tanggal 21 Agustus 1969 telah mendorong berdirinya Organisasi Konferensi Islam yang saat ini beranggotakan 57 negara.
Pembakaran tersebut juga menyebabkan sebuah mimbar kuno yang bernama "Shalahuddin Al-Ayyubi" terbakar habis. Dinasti Bani Hasyim, penguasa Kerajaan Yordania telah menggantinya dengan mimbar buatan Jepara, Indonesia.[2][3] 

Daftar isi


Etimologi

Nama Masjid al-Aqsa bila diterjemahkan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, maka ia berarti "masjid terjauh". Nama ini berasal dari keterangan dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Isra' ayat 1 mengenai Isra Mi'raj.

Isra Mi'raj adalah perjalanan yang dilakukan Muhammad dari Masjid Al-Haram menuju Masjid Al-Aqsa, dan kemudian naik ke surga.[1][4] Dalam kitab Shahih Bukhari dijelaskan bahwa Muhammad dalam perjalanan tersebut mengendarai Al-Buraq.[5] Istilah "terjauh" dalam hal ini digunakan dalam konteks yang berarti "terjauh dari Mekkah".[6]

Selama berabad-abad yang dimaksud dengan Masjid al-Aqsa sesungguhnya tidak hanya masjid saja, melainkan juga area di sekitar bangunan itu yang dianggap sebagai suatu tempat yang suci.

Perubahan penyebutan kemudian terjadi pada masa pemerintahan kesultanan Utsmaniyah (kira-kira abad ke-16 sampai awal 1918), dimana area kompleks di sekitar masjid disebut sebagai Al-Haram Asy-Syarif, sedangkan bangunan masjid yang didirikan oleh Umar bin Khattab disebut sebagai Jami' Al-Aqsa atau Masjid Al-Aqsa.[7]

Sejarah

Pra-konstruksi

Pembangunan oleh Umayyah

Gempa bumi dan rekonstruksi

Masa modern

Kubah masjid pada tahun 1982, terbuat dari aluminium (dan tampak seperti perak). Kubah telah diganti lapisan timah sebagaimana aslinya pada tahun 1983

Renovasi pertama pada abad ke-20 dilakukan pada tahun 1922, yaitu setelah Dewan Islam Tertinggi Yerusalem di bawah pimpinan Amin al-Husayni mempekerjakan Ahmet Kemalettin Bey, seorang arsitek berkebangsaan Turki, untuk merestorasi Masjid al-Aqsa dan monumen-monumen di sekitarnya.

Dewan tersebut juga menugaskan arsitek-arsitek Inggris, ahli-ahli Mesir, dan para pejabat lokal untuk ikut berpartisipasi dan mengawasi perbaikan yang dilakukan pada tahun 1924–25 di bawah pengawasan Kemalettin. Renovasi meliputi penguatan fondasi kuno masjid Umayyah, perbaikan tiang-tiang kolom interior, penggantian balok-balok, pendirian perancah, perawatan lengkungan dan bagian dalam kubah, pendirian kembali dinding selatan, serta penggantian tiang kayu di ruangan tengah dengan tiang beton.

Renovasi tersebut juga menampilkan kembali mosaik era Fatimiyah dan kaligrafi di lengkungan-lengkungan interior yang sebelumnya tertutupi oleh lapisan pelapis. Lengkungan-lengkungan dihiasi dengan gipsum berwarna hijau dan emas dan balok kayu landasannya digantikan dengan tembaga.

Seperempat dari jendela kaca patri juga diperbaharui dengan hati-hati agar dapat melestarikan desain asli Abbasiyah dan Fatimiyahnya.[8] Kerusakan hebat telah terjadi karena gempa bumi tahun 1927 dan 1937, namun masjid itu diperbaiki kembali pada tahun 1938 dan 1942.[9]

Masjid Al-Aqsa dilihat dari plaza Tembok Barat, 2005.
Pada tanggal 21 Agustus 1969, terjadi kebakaran di dalam Masjid Al-Aqsa, yang memusnahkan bangunan bagian tenggara masjid.


Mimbar Salahuddin adalah termasuk di antara barang-barang yang rusak terbakar.[10] Orang-orang Palestina awalnya menyalahkan otoritas Israel atas kebakaran tersebut, dan beberapa orang Israel menyalahkan Fatah dan menganggap bahwa mereka yang menyulut sendiri apinya, agar dapat menyalahkan Israel dan memancing permusuhan.

Namun kemudian terbukti bahwa kebakaran itu bukan disebabkan oleh Fatah maupun Israel, melainkan oleh seorang turis Australia bernama Denis Michael Rohan. Rohan adalah anggota dari sekte evangelis Kristen Worldwide Church of God.[11]

Ia berharap bahwa dengan membakar Masjid Al-Aqsa, ia dapat mempercepat Kedatangan Kedua Yesus, dengan cara mempermudah dibangunnya kembali Bait Suci Yahudi di Bukit Bait Suci. Rohan dirawat di lembaga perawatan mental, didiagnosa mengalami gangguan kejiwaan, dan akhirnya dideportasi.[12]

Serangan terhadap Al-Aqsa disebut-sebut sebagai salah satu penyebab dibentuknya Organisasi Konferensi Islam pada tahun 1971, yang merupakan persatuan dari 57 negara-negara berpenduduk Islam.[13]

Pada tahun 1980-an, Ben Shoshan dan Yehuda Etzion, keduanya anggota kelompok bawah tanah Gush Emunim, merencanakan untuk meledakkan Masjid Al-Aqsa dan Kubah Batu. Etzion berpendapat bahwa meledakkan dua bangunan tersebut akan menyebabkan kebangkitan spiritual Israel, dan menyelesaikan semua permasalahan orang Yahudi.

Mereka juga berharap bahwa Bait Suci Ketiga di Yerusalem dapat didirikan di atas lokasi tersebut. Rencana mereka mengalami kegagalan karena lebih dahulu diketahui pihak kepolisian.[14][15] Pada tanggal 15 Januari 1988, yaitu saat berlangsungnya Intifadah Pertama, pasukan Israel menembakkan peluru karet dan gas air mata kepada para demonstran di luar masjid, mengakibatkan 40 orang jemaah luka-luka.[16][17]

Pada tanggal 8 Oktober 1990, dalam suatu kerusuhan 22 orang warga Palestina terbunuh dan lebih dari 100 lainnya luka-luka karena tindakan keras Polisi Perbatasan Israel. Kerusuhan dipicu oleh pengumuman dari Gerakan Setia Bait Suci, suatu kelompok Yahudi Ortodoks, yang menyatakan bahwa mereka akan meletakkan batu pertama untuk pembangunan Bait Suci Ketiga.[18][19]

Arsitektur

Bangunan Masjid Al-Aqsa berbentuk persegi, dan luasnya beserta area di sekitarnya adalah 144.000 m2, sehingga dapat menampung sampai dengan 400.000 jamaah.[20] Panjang bangunan masjid adalah 272 kaki (83 m), dan lebarnya 184 kaki (56 m), dan dapat menampung sampai 5.000 jamaah.[20]


 Kubah

Kubah berwarna perak yang tersusun dari lapisan timah

Berbeda dengan Kubah Batu yg mencerminkan arsitektur Byzantium klasik, kubah Masjid Al-Aqsa menunjukkan ciri arsitektur Islam awal.[21] Kubah yang asli dibangun oleh Abdul Malik bin Marwan, namun sekarang sudah tidak ada lagi sisanya. Bentuk kubah seperti yang ada saat ini awalnya dibangun oleh Ali Azh-Zhahir dan terbuat dari kayu yang disepuh dengan lapisan enamel timah.[22]

Pada tahun 1969, kubah dibangun kembali dengan menggunakan beton dan dilapisi dengan aluminium yang dianodisasi sebagai ganti dari bentuk aslinya yaitu lapisan enamel timah yang berusuk. Pada tahun 1983, aluminium yang menutupi bagian luar diganti lagi dengan timah untuk menyesuaikan dengan desain asli Azh-Zhahir.[23]

Kubah Al-Aqsa adalah salah satu dari sedikit masjid dengan kubah yang dibangun di depan mihrab selama periode Umayyah dan Abbasiyah, contoh lainnya adalah Masjid Umayyah di Damaskus (715) dan Masjid Besar Sousse (850).[24] Interior kubah dicat menurut dekorasi era abad ke-14.

Pada kabakaran tahun 1969, cat dekoratif itu rusak dan sempat dianggap sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Namun dengan menggunakan teknik trateggio, yaitu sebuah metode yang menggunakan garis-garis vertikal halus untuk membedakan daerah yang direkonstruksi dengan daerah yang asli, akhirnya dapat diperbaiki kembali dengan sempurna.[23]

Interior

Interior masjid yang menunjukkan lorong utama dengan tiang-tiang melengkung


Masjid Al-Aqsa memiliki tujuh buah lorong dengan ruang yang ditunjang oleh tiang-tiang melengkung (hypostyle nave), serta beberapa ruang kecil tambahan di sisi sebelah barat dan timur pada bangunan masjid bagian selatan.[25] Terdapat pula 121 jendela kaca patri dari era Abbasiyah dan Fatimiyah, dimana seperempatnya telah selesai direstorasi pada tahun 1924.[8]

 Air Pancur tempat wudhu


Air mancur al-Kas tempat wudhu


Air mancur tempat wudhu utama, yang bernama al-Kas ("mangkuk"), terletak di bagian utara yaitu antara masjid dan Kubah Batu.[26]

Para jamaah menggunakannya untuk wudhu, yaitu ritual pencucian wajah, lengan, rambut, telinga, dan kaki yang dilakukan umat Islam sebelum beribadah, termasuk di masjid. Bangunan ini pertama kali dibangun pada tahun 709 pada masa pemerintahan Umayyah, tetapi antara tahun 1327-1328 Gubernur Tankiz memperbesarnya untuk dapat melayani lebih banyak jamaah.

Meskipun pada awalnya air berasal dari Kolam Sulaiman yanga ada di dekat Betlehem, saat ini air berasal dari pipa yang terhubung ke sumber air kota Yerusalem.[27] Renovasi al-Kas pada abad ke-20 telah menambahkannya dengan keran air dan tempat duduk batu.[28]
Air Mancur Qasim Pasha, yang dibangun di masa pemerintahan Utsmaniyah tahun 1526 dan terletak di sebelah utara masjid, yaitu pada serambi Kubah Batu. Air mancur ini sebelumnya juga pernah digunakan oleh para jamaah untuk wudhu dan minum sampai dengan tahun 1940-an, namun saat ini hanya berfungsi sebagai monumen saja.[26]

Situasi saat ini

Kepemilikan

Kementrian Waqf Yordania memegang kepemilikan atas Masjid Al-Aqsa hingga Perang Enam Hari tahun 1967. Setelah memenangkan perang, Israel menyerahkan kekuasaan masjid dan Bukit Bait Allah kepada waqf Islam yang independen dari pemerintahan Israel.

Namun, Angkatan Pertahanan Israel diperbolehkan berpatroli dan melakukan pencarian di wilayah masjid. Setelah pembakaran tahun 1969, waqf mempekerjakan arsitek, teknisi, dan pengrajin dalam sebuah komite yang melakukan perawatan.
Saat ini, imam kepala dan manajer masjid al-Aqsa adalah Muhammad Ahmad Hussein.
Memilikan Masjid al-Aqsa merupakan salah satu isu dalam konflik Israel-Palestina. Israel mengklaim kepemilikan masjid dan juga seluruh Bukit Bait Allah, tetapi Palestina memegang kepemilikan tak resmi melalui waqf. Selama negosiasi di Pertemuan Camp David 2000, Palestina meminta kepemilikan penuh masjid ini dan situs-situs suci Islam lainnya di Yerusalem Timur.[29]

Akses

Papan keterangan dalam bahasa Ibrani dan InggrisBait SuciTaurat di luar untuk memasuki area ini. menampilkan larangan  


Sementara semua warganegara Israel yang muslim diperbolehkan untuk masuk dan beribadah di Masjid Al-Aqsa, Israel pada waktu-waktu tertentu menetapkan pembatasan ketat akses masuk ke masjid untuk orang Yahudi, muslim Palestina yang tinggal di Tepi Barat atau Jalur Gaza, atau pembatasan berdasarkan usia untuk warga Palestina dan warganegara Israel keturunan Arab, seperti memberi izin masuk hanya untuk pria yang telah menikah dan setidaknya berusia 40 atau 50 tahun.

Wanita Arab kadang-kadang juga dibatasi sehubungan dengan status perkawinan dan usia mereka. Alasan Israel untuk pembatasan tersebut adalah bahwa pria Palestina yang berusia tua dan telah menikah cenderung "tidak menyebabkan masalah",[30] yaitu bahwa secara keamanan mereka lebih tidak beresiko.
Banyak rabbi, termasuk para ketua rabbi Israel sejak tahun 1967, telah memutuskan bahwa orang Yahudi tidak boleh berjalan di Bukit Bait Suci karena terdapat kemungkinan mereka menginjak Kodesh Hakodashim, yaitu lokasi yang dianggap tersuci oleh orang Yahudi.[rujukan?]

Pembatasan dari pemerintah Israel hanya melarang dilakukannya doa Yahudi di Bukit Bait Suci, tetapi tetap mengizinkan orang Yahudi maupun non-Muslim lainnya untuk berkunjung pada berjam-jam tertentu selama hari-hari tertentu dalam seminggu.

Beberapa rabbi dan para pemimpin Zionis telah mengajukan tuntutan agar orang-orang Yahudi diperbolehkan untuk berdoa di tempat itu pada hari-hari raya Yahudi.[31] Meskipun Mahkamah Agung Israel telah mendukung hak berdoa perSeorangan (bukan secara berkelompok), namun dalam prakteknya polisi Israel melarang orang Yahudi untuk berdoa "secara terang-terangan dalam bentuk apapun juga di Bukit Bait Suci, meskipun bila hanya menggerak-gerakkan bibirnya saja ketika berdoa".[32] 

Intifadah Al-Aqsa

Pada tanggal 28 September 2000, Ariel Sharon dan para anggota Partai Likud beserta 1.000 orang penjaga bersenjata, melakukan kunjungan ke kompleks Al-Aqsa.

Hal ini membuat sekelompok besar orang Palestina datang untuk memprotes kunjungan tersebut. Setelah Sharon dan para anggota Partai Likud meninggalkan lokasi, demonstrasi meletus menjadi kerusuhan dan sekelompok orang Palestina yang berada di Al-Haram Asy-Syarif mulai melemparkan batu dan benda-benda lainnya kepada polisi anti huru hara Israel.

Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet kepada kerumunan demonstran, sehingga melukai 24 orang. Kunjungan tersebut memicu gerakan perlawanan rakyat Palestina selama lima tahun, yang biasa disebut sebagai Intifadah Al-Aqsa.[33]

Pada tanggal 29 September, pemerintah Israel mengerahkan 2.000 polis anti huru hara ke masjid ini. Sekelompok orang Palestina yang meninggalkan masjid setelah shalat Jumat mulai melempari polisi dengan batu.

Polisi kemudian menyerbu kompleks masjid serta menembakkan baik peluru tajam maupun peluru karet kepada kelompok Palestina tersebut, sehingga jatuh korban empat orang tewas dan sekitar 200 orang lainnya luka-luka.[34]

 Penggalian

Beberapa penggalian di wilayah Masjid Al-Aqsa terjadi sepanjang tahun 1970-an. Tahun 1970, pemerintah Israel memulai penggalian intensif langsung di bawah masjid pada sisi selatan dan baratnya.

Pada tahun 1977, penggalian berlanjut dan sebuah terowongan besar dibuka di bawah ruangan ibadah wanita, serta sebuah terowongan baru digali di bawah masjid, mengarah dari timur ke barat pada tahun 1979. Selain itu, Departemen Arkeologi yang berada di bawah Kementerian Agama Israel, juga menggali sebuah terowongan di dekat sisi barat masjid pada tahun 1984.[19]

Pada bulan Februari 2007, Departemen tersebut memulai situs penggalian untuk mencari peninggalan arkeologi di sebuah lokasi di mana pemerintah ingin membangun kembali sebuah jembatan penyeberangan yang runtuh. Situs ini berjarak 60 meter dari masjid.[35]

Penggalian memicu/cetuskan kemarahan di banyak negara dunia Islam, dan Israel dituduh telah mencoba menghancurkan pondasi masjid. Ismail Haniya, saat itu Perdana Menteri Otoritas Nasional Palestina dan pemimpin Hamas,[36] menyerukan Palestina untuk bersatu dalam menentang penggalian, sedangkan Fatah menyatakan bahwa mereka akan mengakhiri gencatan senjata mereka dengan Israel.[37] Israel membantah semua tuduhan tersebut, dan menyebutnya sebagai hal yang "menggelikan".[38]

Referensi

  1. ^ a b Al-Aqsa Mosque, Jerusalem. Atlas Travel and Tourist Agency. Diakses pada 29 Juni 2008
  2. ^ Indonesia Harus Bawa Isu Al-Aqsa di Forum OKI. Okezone.
  3. ^ Mihrab Dari Jepara. Tribun Kaltim.
  4. ^ "Lailat al Miraj", BBC News, BBC MMVIII. Diakses pada 29 Juni 2008.
  5. ^ Sahih al-Bukhari 5, 58, 227
  6. ^ Chiffolo, Anthony F. Dome of the Rock and El-Aqsa Mosque Divine Nature.
  7. ^ Jarrar, Sabri (1998). Gülru Necipoğlu. ed. Muqarnas: An Annual on the Visual Culture of the Islamic World (edisi ke-Ilustrasi, anotasi). BRILL. hlm. 85. ISBN 9004110844, 9789004110847. http://books.google.com/?id=FG6ZlkRjD2IC&pg=PA85&dq=aqsa+haram+sharif&cd=6#v=onepage&q=aqsa%20haram%20sharif. 
  8. ^ a b Necipogulu, Gulru. (1996). Muqarnas, Volume 13: An Annual on the Visual Culture of the Islamic World. BRILL, pp.149–153. ISBN 90-04-10633-2.
  9. ^ Ma'oz, Moshe and Nusseibeh, Sari. (2000). Jerusalem: Points of Friction, and Beyond BRILL. pp.136–138. ISBN 90-411-8843-6.
  10. ^ Thomas F. Madden (2002). The Crusades: The Essential Readings. Blackwell Publishing. hlm. 230. ISBN 0631230238, 9780631230236. http://books.google.com/?id=DVuPvRSyV98C&pg=PA230&dq=minbar+saladdin+fire. 
  11. ^ "The Burning of Al-Aqsa", Time Magazine, 29 August 1969, p. 1. Diakses pada 1 Juli 2008.
  12. ^ "Madman at the Mosque", Time Magazine, 12 January 1970. Diakses pada 3 Juli 2008.
  13. ^ About the OIC[pranala nonaktif] Organization of the Islamic Conference.
  14. ^ Dumper, Michael (2002). The Politics of Sacred Space: The Old City of Jerusalem in the Middle East. Lynne Rienner Publishers. hlm. 44. ISBN 158826226X. http://books.google.com/?id=MfTycKFWBGEC&pg=PA44&dq=Al-Aqsa+Mosque. 
  15. ^ Rapoport, David (2001). Inside Terrorist Organizations. Routledge. hlm. 98–99. ISBN 0714681792. http://books.google.com/?id=FnvCEOZLf8YC&pg=PA194&lpg=PA194&dq=Gush+Emunim+Underground. 
  16. ^ OpenDocument Letter Dated 18 January 1988 from the Permanent Observer for the Palestine Liberation Organization to the United Nations Office at Geneva Addressed to the Under-Secretary-General for Human Rights] Ramlawi, Nabil. Permanent Observer of the Palestine Liberation Organization to the United Nations Office at Geneva.
  17. ^ Palestine Facts Timeline, 1963-1988 Palestinian Academic Society for the Study of International Affairs.
  18. ^ Dan Izenberg, Jerusalem Post, July 19, 1991
  19. ^ a b Amayreh, Khaled. Catalogue of provocations: Israel's encroachments upon the Al-Aqsa Mosque have not been sporadic, but, rather, a systematic endeavor Al-Ahram Weekly. February 2007.
  20. ^ a b Al-Aqsa Mosque Life in the Holy Land.
  21. ^ Gonen, Rivka. (2003) Contested Holiness KTAV Publishing House, p.95. ISBN 0-88125-799-0.
  22. ^ Elad, Amikam. (1995). Medieval Jerusalem and Islamic Worship Holy Places, Ceremonies, Pilgrimage BRILL, pp.29–43. ISBN 90-04-10010-5.
  23. ^ a b Al-Aqsa Mosque Restoration Archnet Digital Library.
  24. ^ Necipogulu, Gulru. (1999). Muqarnas, Volume 16: An Annual on the Visual Culture of the Islamic World BRILL, p.14. ISBN 90-04-11482-3.
  25. ^ Al-Aqsa Mosque Archnet Digital Library.
  26. ^ a b Al-Aqsa Guide Friends of al-Aqsa.
  27. ^ Dolphin, Lambert. The Temple Esplanade.
  28. ^ Gonen, Rivka. (2003) Contested Holiness KTAV Publishing House, p.28. ISBN 0-88125-799-0.
  29. ^ Camp David Projections Palestinian Academic Society for the Study of International Affairs. Juli 2000.
  30. ^ Ramadan prayers at al-Aqsa mosque BBC News. 5 September 2008.
  31. ^ Klein, Aaron. Jews Demand Right to Pray on the Temple Mount The Temple Institute.
  32. ^ Public Security Minister Avi Dichter, "No moving Jewish lips in prayer on Temple Mount, says Dichter", Haaretz, 1 March 2008. Diakses pada 18 Mei 2009.
  33. ^ "Provocative' mosque visit sparks riots", BBC News, BBC MMVIII, 28 September 2000. Diakses pada 1 Juli 2008.
  34. ^ Dean, Lucy (2003). The Middle East and North Africa 2004. Routledge. hlm. 560. ISBN 1857431847. http://books.google.com/?id=pP315Mw3S9EC&pg=PA560&dq=Al-Aqsa+Mosque. 
  35. ^ Lis, Jonathan, "Majadele: Jerusalem mayor knew Mugrabi dig was illegal", Haaretz, Haaretz, 2 December 2007. Diakses pada 1 Juli 2008.
  36. ^ "Profile: Hamas PM Ismail Haniya", BBC News, BBC MMVIII, 14 December 2006. Diakses pada 1 Juli 2008.
  37. ^ Rabinovich, Abraham, "Palestinians unite to fight Temple Mount dig", The Australian, 8 February 2007. Diakses pada 1 Juli 2008.
  38. ^ Friedman, Matti, "Israel to resume dig near Temple Mount", USA Today, 14 October 2007. Diakses pada 1 Juli 2008.










WallahuA’lam..والله أعلم
*اَللَّهُمَّ صَلِّ وسَلاٌِم عَلٓى سَيٌِدِناَ مُحَمَّدٍ ﷺ*

📮 _*❤️Sharing is Caring❤️*_



. .
~***~LadingEMAS~***~
~*~*~ Who